Tragedi Bola Kanjuruhan, Berikut Pernyataan Manajemen Arema FC

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:19 WIB
Detik-detik Aremania merangsek masuk ke lapangan usai laga Arema FC vs Persebaya yang berakhir rusuh dan menewaskan ratusan orang. (Twitter @TogiSihombing4)
Detik-detik Aremania merangsek masuk ke lapangan usai laga Arema FC vs Persebaya yang berakhir rusuh dan menewaskan ratusan orang. (Twitter @TogiSihombing4)

MALANG, suaramerdeka-solo.com - Polisi menyebut 127 orang tewas dalam tragedi bola Kanjuruhan sebagai buntut kekalahan 2-3, Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) malam.

Tragedi itu juga menyebabkan sekitar 180 orang lainnya terluka, 13 kendaraan hancur, serta sejumlah fasilitas Stadion Kanjuruhan, porak poranda.

Lalu, apa kata manajemen Arema FC atas tragedi Kanjuruhan itu?

Manajemen Singo Edan membentuk crisis center pascatragedi kelam tersebut.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Kanjuruhan Malang, PSSI Sanksi Berat Arema

Pihak manajemen Arema FC juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas jatuhnya korban dalam musibah yang terjadi pada laga pekan ke-11 kompetisi Liga 1 Indonesia 2022.

Hal itu disampaikan Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, Minggu (2/10/2022).

"Arema FC menyampaikan duka mendalam atas musibah di Kanjuruhan. Manajemen Arema FC turut bertanggung jawab untuk penanganan korban baik yang telah meninggal dunia dan yang luka-luka," katanya lewat laman resmi Arema FC.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan: 127 Orang Tewas pada Kerusuhan Arema vs Persebaya pada Liga 1

Pihak manajemen Arema FC, juga akan mengoperasikan Crisis Center atau Posko Informasi korban, agar dapat menerima laporan dan penanganan korban yang dirawat di rumah sakit.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Maroko Vs Spanyol: Bono Pulangkan La Furia Roja

Rabu, 7 Desember 2022 | 06:34 WIB

Brasil Gilas Korea Selatan, Neymar Ikut Berpesta Gol

Selasa, 6 Desember 2022 | 08:24 WIB

Prediksi Susunan Pemain Jepang vs Kroasia

Senin, 5 Desember 2022 | 09:59 WIB
X