7 Sanksi Mengerikan Menghantui Indonesia Jika Tragedi Kanjuruhan, Jadi Pijakan FIFA Jatuhkan Sanksi

- Senin, 3 Oktober 2022 | 13:34 WIB
7 Sanksi FIFA mengerikan menunggu pasca tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang. (Instagram @sheque)
7 Sanksi FIFA mengerikan menunggu pasca tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang. (Instagram @sheque)

suaramerdeka-solo.com - Sepakbola tanah air pernah berada di titik terendah dan mengalami masa suram. Tepatnya setelah Badan Sepakbola Dunia FIFA menjatuhkan sanksi pada 30 Mei 2015 silam.

FIFA saat itu memberikan sanksi karena Indonesia dianggap melanggar statuta dan menilai ada intervensi pemerintah.

Saat itu, Kemenpora membekukan PSSI pada 17 April 2015 karena tidak mematuhi imbauan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) tentang gelaran Liga Indonesia 2015.

Baca Juga: Tragedi Berdarah Kanjuruhan, Presiden FIFA: Ini Adalah Hari yang Gelap dan Diluar Pemahaman

Ada tiga poin dalam sanksi FIFA tersebut. Pertama Pertama, FIFA mencabut keanggotaan PSSI. Kedua, FIFA melarang Timnas Indonesia ataupun klub Tanah Air untuk mengikuti kompetisi internasional di bawah naungan FIFA dan AFC.

Ketiga, anggota dan ofisial PSSI tidak bisa mengikuti program pengembangan, latihan, maupun kursus dari FIFA dan AFC.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Indonesia di Bawah Bayang-bayang Sanksi FIFA, Ini kata PSSI

Selama Indonesia mendapat sanksi FIFA, tidak ada kompetisi resmi yang bergulir di Tanah Air. Hanya ada turnamen tidak resmi bernama Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman saja untuk mengisi kekosongan kompetisi.

Carut marut itu akhirnya teruai ketika Kemenpora mencabut Surat Keputusan (SK) pembekuan PSSI pada 10 Mei 2016. Dan akhirnya, pada 13 Mei 2016 FIFA mencabut sanksi untuk Indonesia dan kembali mengakui keanggotaan PSSI.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Pemerintah Bentuk Tim Independen

Jika dirunut-runut, sanksi ini juga masih berbau Arema dan Persebaya. Dimana saat itu BOPI ingin PSSI menindak Arema Cronus dan Persebaya Surabaya yang memiliki kepengurusan ganda.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Piala Dunia 2022: Prediksi Polandia vs Arab Saudi

Sabtu, 26 November 2022 | 15:04 WIB

Piala Dunia 2022: Prediksi Prancis vs Denmark

Sabtu, 26 November 2022 | 14:53 WIB

Piala Dunia 2022: Prediksi Uruguay vs Korea Selatan

Kamis, 24 November 2022 | 11:26 WIB

Piala Dunia 2022: Prediksi Portugal vs Ghana

Kamis, 24 November 2022 | 11:10 WIB
X