Sandiaga Uno Paparkan Upaya Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kepada Mahasiswa

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 07:45 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno berbicara pada acara Conclusion#2 yang diselenggarakan BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS Surakarta.  (SMSolo/dok)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno berbicara pada acara Conclusion#2 yang diselenggarakan BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS Surakarta. (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Jatuhnya perekonomian akibat pandemi Covid-19 juga berdampak pada sektor pariwisata.

Menjadi keynote speaker di acara Conclusion#2 yang diselenggarakan BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS Surakarta, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno memaparkan upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kratif melalui berbagai implementasi kebijakan.

Baca Juga: Disetujui DPRD, Raperda Perubahan APBD Klaten Fokus Pemulihan Ekonomi

“Kemenparekraf berupaya memulihkan sektor parekraf melalui implementasi kebijakan dan program-program berkeadilan yang tepat waktu, tepat manfaat dan tepat sasaran di tengah masa penuh tantangan ini,” ujar Sandiaga Uno.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) juga meningkatkan kapasitas SDM melalui program reskilling, upskilling dan sertifikasi kompetensi.

Bahkan Kemenparekraf juga mengucurkan dana dalam bentuk bantuan insentif bagi aktivitas permodalan dalam hal kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga: Gibran Optimistis Gerakan BangkitBersama GoTo Percepat Pemulihan Ekonomi di Solo

Tujuannya untuk menyokong pelaku UMKM agar tetap bertahan di masa sulit.

“Kami juga memberikan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual dan transformasi digital kepada UMKM berbasis ekonomi kreatif,” imbuh Sandiaga.

Kemenparekraf berkomitmen membantu pemasaran produk ekonomi kreatif.

Baca Juga: Akabri 1996, Lewat Transformasi Digital Bantu Pemulihan Ekonomi dan Pemberdayaan UMKM

Hal itu dilakukan baik melalui program gerakan ‘Bangga Buatan Indonesia dengan Beli Kreatif Lokal’, pembukuan keuangan, maupun strategi pemasaran yang meliputi branding dan pengemasan produk.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan omzet bisnis para pelaku parekraf.

Di bagian lain, Kemenparekraf juga tengah mengupayakan pembangunan sektor pariwisata di tangah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Bowo Serap Aspirasi Masyarakat Sragen untuk Pemulihan Ekonomi Terdampak Pandemi Covid-19

Sandiaga mengatakan, Kemenparekraf sedang serius membangun pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan kelestarian lingkungan agar manfaatnya dirasakan hingga generasi mendatang.

“Kami akan memotivasi para mahasiswa dan para pelaku UMKM di sektor parekraf untuk mengembangkan bisnisnya dengan tetap memperhatikan unsur keberlanjutan lingkungan,” pungkas Sandiaga.*

Halaman:
1
2

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Sembako di Pasar Legi Solo Belum Stabil

Minggu, 23 Januari 2022 | 22:13 WIB

Kakorbinmas Polri Bidik Usaha Peternakan di Solo

Sabtu, 15 Januari 2022 | 04:48 WIB

Potensi Pasar Luas, Grand HAP Hotel Fokus ke MICE

Rabu, 12 Januari 2022 | 19:10 WIB
X