Sejak Didatangi Tim Gabungan, Sejumlah Pedagang di Klaten Tak Berani Jual Rokok Ilegal

- Jumat, 26 November 2021 | 13:15 WIB
Misiyem, pedagang rokok di depan Masjid Raya Klaten hanya menjual rokok resmi.  (SMSolo/Merawati Sunantri)
Misiyem, pedagang rokok di depan Masjid Raya Klaten hanya menjual rokok resmi. (SMSolo/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com - Sejumlah kios dan toko di Klaten tak berani menjual rokok ilegal.

Lebih-lebih sosialisasi dan kampanye Gempur Rokok Ilegal terus dilakukan tim gabungan untuk memberantas peredaran rokok ilegal di wilayah Klaten.

Tak hanya di kawasan perkotaan, kampanye juga dilakukan sampai ke daerah pinggiran.

Salah satunya menyasar pada konsumen rokok, distributor rokok, hingga para pedagang rokok termasuk Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menjual rokok secara eceran.

Baca Juga: 50 Persen Dana Cukai Tembakau Dikembalikan Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Mereka diharapkan berperan dalam mencegah peredaran rokok ilegal.

Kampanye dilakukan dengan memberikan informasi secara langsung pada sasaran, juga menyebarkan brosur dan menempel stiker.

Pedagang juga diberitahukan aturan dan sanksi bila nekat menjual rokok ilegal.

Kegiatan yang dilakukan secara masif itu ternyata cukup berhasil, karena pedagang menjadi tahu, wujud rokok ilegal itu seperti apa, dan sanksi hukum yang akan diterima bila nekat menjual rokok tanpa cukai.

Baca Juga: Tergiur Tawaran Pekerjaan Bergaji Besar di Medsos, Puluhan Perempuan Tertipu

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Kakorbinmas Polri Bidik Usaha Peternakan di Solo

Sabtu, 15 Januari 2022 | 04:48 WIB

Potensi Pasar Luas, Grand HAP Hotel Fokus ke MICE

Rabu, 12 Januari 2022 | 19:10 WIB

Bank Jateng Syariah Sukoharjo Tempati Gedung Baru

Jumat, 24 Desember 2021 | 14:50 WIB

Ekspor TPT Pan Brothers Boyolali Tembus Pasar China

Kamis, 23 Desember 2021 | 16:44 WIB

Jelang Nataru, Sejumlah Komoditas Naik Harga

Rabu, 22 Desember 2021 | 15:19 WIB
X