Sri Mulyani Sayangkan Kegaduhan Isu Sembako Kena Pajak

- Jumat, 11 Juni 2021 | 06:55 WIB
menkeu sri mulyani
menkeu sri mulyani

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyayangkan adanya kegaduhan di tengah masyarakat mengenai isu sembako akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

"Di-blow up seolah-olah tidak memperhatikan situasi sekarang. Kita betul-betul menggunakan instrumen APBN karena memang tujuan kita pemulihan ekonomi dari sisi demand side dan supply side," katanya dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Draf Rancangan Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), kata Sri Mulyani, baru dikirimkan kepada pihak DPR RI namun belum dibahas. Sehingga sangat disayangkan muncul kegaduhan mengenai isu pengenaan PPN untuk sembako.

Baca Juga: Pembayaran Nontunai Jadi Pilihan di Tengah Pandemi

Menurutnya draf RUU KUP tersebut bocor dan tersebar ke publik dengan aspek-aspek yang terpotong dan tidak secara utuh sehingga menyebabkan kondisi menjadi kikuk.

"Situasinya menjadi agak kikuk karena ternyata kemudian dokumennya keluar karena memang sudah dikirimkan kepada DPR juga. Yang keluar sepotong-sepotong," ungkapnya.

Meski demikian, ia menuturkan pemerintah masih belum bisa menjelaskan secara detail mengenai isu ini karena dari sisi etika politik memang belum ada pembahasan dengan DPR RI.

Ia menjelaskan RUU KUP dibacakan terlebih dahulu dalam sidang paripurna yang kemudian akan dibahas bersama Komisi XI DPR RI terkait seluruh aspeknya mulai dari waktu hingga target pengenaan pajak.

Baca Juga: Sembako Mau Dipajaki? Ini Kata Anak Buah Sri Mulyani

"Itu semua kita bawakan dan akan kita presentasikan secara lengkap by sector, by pelaku ekonomi, kenapa kita menurunkan pasal itu, backrgound-nya seperti apa. Itu semua nanti kami ingin membahas secara penuh dengan Komisi XI," jelasnya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Dirugikan Pinjol, Lapor Polisi !

Jumat, 11 Juni 2021 | 12:25 WIB

Pasar 5G Bakal Didominasi Kaum Milenial

Selasa, 8 Juni 2021 | 20:00 WIB

Food Pedia PGS Dukung Pemulihan Ekonomi Solo

Senin, 7 Juni 2021 | 16:31 WIB
X