Kembangkan Potensi, Pedagang Pasar Ciplukan Dilatih Digital Marketing dan Pengolahan Makanan Sehat

- Rabu, 8 Desember 2021 | 05:10 WIB
Pengunjung menikmati suasana Pasar Ciplukan di Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, sembari jajan makanan tradisional yang dijual di tempat tersebut, belum lama ini.  (SMSolo/dok)
Pengunjung menikmati suasana Pasar Ciplukan di Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, sembari jajan makanan tradisional yang dijual di tempat tersebut, belum lama ini. (SMSolo/dok)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Potensi wisata Pasar Ciplukan di Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar dikembangkan lebih serius.

Para pedagangnya dilatih digital marketing dan pengolahan makanan sehat bagi pedagangnya.

Jumlah lapak di pasar wisata yang beroperasi setiap hari Minggu itu juga ditambah, semula 16 lapak menjadi 40 lapak.

Baca Juga: Paryono Minta Aparat Pemerintah Berikan Pelayanan yang Baik pada Masyarakat

Pengembangan Pasar Ciplukan dilakukan melalui program Forum Keserasian Sosial (FKS) dari Kementerian Sosial, berdasarkan aspirasi yang disampaikan anggota DPR RI di Dapil IV Jateng (Karanganyar, Sragen, Wonogiri).

"Pengembangan Pasar Ciplukan menyasar ke fisik dan nonfisik. Untuk fisik, selain menambah jumlah lapak, juga ada pembuatan panggung dan perbaikan sendang," jelas Mulyono, Ketua FKS "Selaras".

Sedangkan program nonfisiknya adalah memberi pelatihan kepada 80-an pedagang tentang pengolahan makanan yang sehat, P-IRT (pangan industri rumah tangga), serta pemahaman digital marketing.

Baca Juga: 26 Pemilik Motor Ditilang, Gara-Gara Pasang Knalpot Brong di Kendaraannya

Ditemui di sela Dialog Tematik FKS "Selaras" bertema SInergitas Elemen Masyarakat untuk Mewujudkan Gentungan yang Maju dan Sejahtera, Mulyono menjelaskan, pengembangan dilakukan setelah selama 1,5 tahun terakhir, keberadaan Pasar Ciplukan mampu menggairahkan perekonomian warga.

"Meski situasi pandemi Covid-19, ekonomi tetap harus bergerak. Karena itu pedagang diberdayakan, lebih dimantabkan lagi, agar produknya lebih memiliki nilai jual," tuturnya.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X