Penurunan Harga Minyak Goreng Dikeluhkan Pedagang Pasar Tradisional

- Jumat, 21 Januari 2022 | 14:57 WIB
TUNGGUI LAPAK: Seorang pedagang menunggui lapaknya yang berada di Pasar Sunggingan, Boyolali Kota.  (SMSolo/Joko Murdowo)
TUNGGUI LAPAK: Seorang pedagang menunggui lapaknya yang berada di Pasar Sunggingan, Boyolali Kota. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Kebijakan Pemerintah menurunkan harga minyak goreng menjadi Rp 14.000/liter dikeluhkan pedagang pasar tradisional.

Mereka merasa bingung dan merugi atas kebijakan tersebut.

Imbas harga minyak goreng Rp 14.000/liter di toko modern, membuat pembeli di pasar tradisional, turun drastis.

Bahkan dagangannya tidak laku.

Baca Juga: Perajin Kerupuk Rambak Mengeluh, Harga Minyak Goreng di Boyolali Terus Melonjak

Mereka mempertanyakan siapa yang menanggung kerugian.

Salah satunya Suminem, pedagang sembako di Pasar Sunggingan, Boyolali Kota.

Dia mengaku kulakan dengan harga Rp 226.000/dus yang berisi 12 liter minyak goreng.

“Saya kulakan 20 dus, baru laku 1 dus. Pembeli juga menanyakan minyak harga Rp 14.000. Ya kita belum ada, kan adanya di supermarket. Jadi banyak yang gak jadi beli gara-gara itu,” katanya, Jumat (21/1/2022).

Baca Juga: Pedagang Pasar Mebel Solo Tolak Rencana Pembangunan Sentra IKM

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X