Masa Pandemi, KUR Syariah Bank Jateng Meningkat Hingga 373 Persen

- Rabu, 2 Februari 2022 | 12:47 WIB
Bupati M Said Hidayat menuliskan kata kenangan sebagai penyemangat saat peresmian Gedung Baru Bank Jateng Kantor Cabang Pembantu Syariah Boyolali.  (SMSolo/Joko Murdowo)
Bupati M Said Hidayat menuliskan kata kenangan sebagai penyemangat saat peresmian Gedung Baru Bank Jateng Kantor Cabang Pembantu Syariah Boyolali. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Pada masa pandemi Covid-19, Bank Jateng Syariah tetap mendorong para pelaku usaha agar bangkit dan survive melalui pembiayaan syariah.

Termasuk pemberdayaan UMKM dalam bentuk KUR Syariah Bank Jateng.

Terbukti, pencairan KUR Syariah selama 2021 mencapai Rp 383,5 milyar. Atau mengalami pertumbuhan yang cukup membanggakan sebesar 373 persen dari posisi akhir Desember 2020.

Baca Juga: Bank Jateng Syariah Sukoharjo Tempati Gedung Baru

“Ini merupakan bukti nyata peran aktif Bank Jateng Syariah dalam mendukung pemulihan ekonomi UMKM di Jawa Tengah,” kata Irianto Harko Saputro, Direktur Bisnis Dana Jasa dan UMKM Bank Jateng.

Hal itu dia sampaikan saat peresmian gedung baru Bank Jateng Kantor Cabang Pembantu Syariah Boyolali, Rabu (2/1/2022).

Hadir di acara itu, Bupati dan Wakil Bupati Boyolali, M Said Hidayat dan Wahyu Irawan, Sekda Masruri, tokoh masyarakat dan perwakilan nasabah.

Baca Juga: Bima Mobile Mudahkan Pelayanan bagi Nasabah Bank Jateng

Irianto menjelaskan, Bank Jateng Syariah telah memiliki 193 jaringan kantor yang tersebar di seluruh Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Rinciannya, 5 Kantor Cabang Syariah, 14 Kantor Cabang Pembantu Syariah, 9 Kantor Kas Syariah, 4 Payment Point Syariah dan 156 Layanan Syariah serta 5 Mobil Kas Keliling Syariah.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X