Pengguna Jaringan Internet Mencapai 202 Juta Orang dan 2.300 Perusahaan

- Selasa, 29 Maret 2022 | 17:20 WIB
Sekretaris Jenderal Kemendagri, Suhajar Diantoro mengunjungi salah satu stand usai membuka event Digitalisasi Nusantara Expo dan Summit (DNES) 2022 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa (29/3/2022).   (SMSolo/Sri Hartanto)
Sekretaris Jenderal Kemendagri, Suhajar Diantoro mengunjungi salah satu stand usai membuka event Digitalisasi Nusantara Expo dan Summit (DNES) 2022 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa (29/3/2022). (SMSolo/Sri Hartanto)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Sebanyak 2.300 perusahaan atau start up bergabung sebagai pengguna internet.

Bahkan berdasar perhitungan Kadin Indonesia ada 12 start up di antaranya telah berekspansi menjadi perusahaan unicron.

Pertumbuhan start up tersebut memberi harapan cerahnya ekonomi digital Indonesia.

Baca Juga: Versi Bajakan Spider-Man No Way Home Beredar Luas di Internet, Marvel Studios Geram

"Ditambah lagi, sekarang total pengguna internet di Indonesia mencapai 202 juta orang. Jumlah itu telah berkontribusi dalam nilai ekonomi digital pada 2021 sebesar USD 70 miliar.

"Bahkan nilai pertumbuhan ekonomi pada 2025, diproyeksikan mencapai USD 146 miliar," kata Ketua Kadin Indonesia M Arsjad Irsjad pada sambutan virtual pembukaan Digitalisasi Nusantara Expo dan Summit (DNES) 2022 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa (29/3/2022).

Sepanjang 2021, lanjutnya, Indonesia mengalami percepatan digitalisasi yang sangat signifikan.

Baca Juga: Tuai Hasil Transformasi Digital, Jumlah dan Nilai Transaksi BRI Terus Tumbuh

Kebutuhan teknologi meningkat lantaran adanya pembatasan sosial, berkait pandemi Covid-19.

Penggunaan teknologi secara masif secara tidak langsung mendorong perkembangan perekonomian Indonesia, terutama pada aspek ekonomi digital.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X