Seluruh Pasar Hewan Wonogiri Ditutup, Peternak Mengeluh. Dunia Digital Jadi Alternatif?

- Selasa, 24 Mei 2022 | 05:49 WIB
Petugas Dislapernak Kabupaten Wonogiri memberi pemahaman kepada pedagang dan peternak di Pasar Hewan Pracimantoro, Senin (23/5/2022).  (SMSolo/Khalid Yogi)
Petugas Dislapernak Kabupaten Wonogiri memberi pemahaman kepada pedagang dan peternak di Pasar Hewan Pracimantoro, Senin (23/5/2022). (SMSolo/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Penutupan seluruh pasar hewan di Wonogiri selama dua minggu, dikeluhkan sejumlah peternak di kabupaten itu.

Menurut mereka, antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bisa dilakukan tanpa menutup pasar hewan.

Salah seorang yang mengeluh itu, Wisnu Tri Pranoto, peternak dari Kecamatan Ngadirojo.

Baca Juga: Pengumuman! Seluruh Pasar Hewan di Wonogiri Ditutup Dua Minggu

Menurutnya, antisipasi PMK bisa dilakukan dengan mengecek sapi sebelum turun dari truk atau sebelum masuk pasar.

"Sebelum turun, sapi bisa dicek petugas dulu lah. Antisipasinya gitu aja. Jangan main tutup pasar, kasihan para peternak tradisional," katanya.

Di sisi lain, dia juga menyarankan peternak memanfaatkan dunia digital sebagai media dagang saat ini.

Baca Juga: Antisipasi PMK, Pemantauan Pasar Hewan Diintensifkan. Karanganyar Sejauh Ini Aman

Media online, menurutnya bisa menjadi alternatifnya.

"Peternak bisa main sistem timbang dan jogrok bisa diketahui dari video. Tanpa pasar tradisional, peternak bisa mendapatkan barang yang dipilih melalui pasar digital.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X