Penyaluran KUR BRI Diestimasi Menyerap 32,1 Juta Lapangan Kerja

- Senin, 4 Juli 2022 | 18:34 WIB
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dilakukan PT. BRI  (Persero) Tbk atau BRI diestimasi dapat menyerap 32,1 juta lapangan kerja. (SMSolo/BRI)
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dilakukan PT. BRI (Persero) Tbk atau BRI diestimasi dapat menyerap 32,1 juta lapangan kerja. (SMSolo/BRI)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dilakukan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI diestimasi dapat menyerap 32,1 juta lapangan kerja.

Hal ini terungkap dari riset yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan judul “Dampak Ekonomi dan Sosial Penyaluran KUR di Masa Pandemi”.

Dimana salah satu poin dalam riset tersebut menyampaikan bahwa akses KUR berpotensi meningkatkan penyerapan tenaga kerja sebesar rata-rata 3 orang.

Baca Juga: Putri Raja Solo Mengaku Ditolak Abdi Dalem Saat Hendak Bertemu Ayahandanya

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama BRI Sunarso bahwa hasil riset yang dilakukan oleh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) menunjukkan setiap akses KUR berpotensi meningkatkan penyerapan tenaga kerja sebanyak 3 orang.

Saat ini BRI memiliki 10,7 juta nasabah existing KUR dari segmen KUR Super Mikro, KUR Mikro dan KUR Kecil.

Baca Juga: Tanggapi Cuitan Gibran soal BST, Juliyatmono Dukung Seribu Persen Operasional BST Sampai Karanganyar

Maka dari penyaluran KUR BRI terhadap 10,7 juta nasabah tersebut diestimasi dapat menyerap 32,1 juta lapangan kerja di seluruh Indonesia.

Sepanjang Januari hingga akhir Mei 2022, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp.104,5 Triliun kepada 2,7 juta pelaku UMKM.

Atau setara dengan 41,12% dari target yang dibreakdown oleh pemerintah di tahun ini sebesar Rp.254,1 triliun. Mayoritas penyaluran KUR BRI didominasi Sektor Produksi sebesar 57,38%.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Produk Rumahan, Raup Cuan dari Olahan Singkong Beku

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:33 WIB

Harga Beras di Klaten Naik Hingga Rp 2.000/Kg

Minggu, 8 Januari 2023 | 07:15 WIB

Ekonomi Digital Diyakini Kian Berkembang

Minggu, 1 Januari 2023 | 20:42 WIB

UMKM di Solo Tumbuh Pesat Sepanjang 2022

Jumat, 30 Desember 2022 | 12:30 WIB
X