Menkeu Sri Mulyani Pusing, 24.000 Aplikasi Pemerintah Bikin Boros Anggaran

- Rabu, 13 Juli 2022 | 09:55 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani (SMSolo/dok Kementerian Keuangan)
Menteri Keuangan Sri Mulyani (SMSolo/dok Kementerian Keuangan)

JAKARTA, suaramerdeka-solo.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dibuat pusing lantaran banyaknya aplikasi milik pemerintah yang justru membuat boros anggaran. Jumlahnya mencapai 24.000 aplikasi.

Aplikasi-aplikasi itu tidak semuanya dimanfaatkan secara benar. Jadi bukannya menambah efisiensi kerja, sebanyak 24.000 aplikasi itu justru membuat boros anggaran.

‘’Bayangkan kita punya 24.000 aplikasi, kemudian setiap kementerian/lembaga itu punya 2.700, punya database sendiri-sendiri,’’ ucap Sri Mulyani, dikutip dari pikiran-rakyat.com.

Baca Juga: Bikin Boros, Kominfo Bakal Matikan 24.000 Aplikasi Pemerintah

Hal itu disampaikan Sri Mulyani saat berbicara pada acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia 2022 di Nusa Dua, Bali, Senin, 11 Juli 2022 lalu.

Menurutnya, ribuan aplikasi yang tidak digunakan dengan benar itu justru membuat biaya yang dikeluarkan pemerintah jadi tidak efisien.

Pasalnya, sebagian besar aplikasi tidak beroperasi secara multifungsi.

‘’Aplikasi ini justru membuat biaya yang dikeluarkan pemerintah menjadi tidak efisien, karena banyak aplikasi yang tidak bisa beroperasi secara multifungsi,’’ ujarnya.

Baca Juga: BRI Tegaskan Aplikasi BRI Tidak Jebol, Social Engineering Merugikan Nasabah

Oleh karena itu, pemerintah akan melakukan integrasi data (intergovernmental connection) yang disederhanakan dalam satu database.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Produk Rumahan, Raup Cuan dari Olahan Singkong Beku

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:33 WIB

Harga Beras di Klaten Naik Hingga Rp 2.000/Kg

Minggu, 8 Januari 2023 | 07:15 WIB

Ekonomi Digital Diyakini Kian Berkembang

Minggu, 1 Januari 2023 | 20:42 WIB

UMKM di Solo Tumbuh Pesat Sepanjang 2022

Jumat, 30 Desember 2022 | 12:30 WIB
X