Usaha Tambak Udang Penyumbang Ekspor Cukup Besar

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 11:13 WIB
LPEI bersama Pemkab Situbondo menyelenggarakan pelatihan manajemen ekspor kepada 20 pembudidaya udang di Kecamatan Panarukan, Situbondo, beberapa hari lalu.  (SMSolo/dok)
LPEI bersama Pemkab Situbondo menyelenggarakan pelatihan manajemen ekspor kepada 20 pembudidaya udang di Kecamatan Panarukan, Situbondo, beberapa hari lalu. (SMSolo/dok)

SITUBONDO, suaramerdeka-solo.com - Situbondo sebagai penghasil udang di Jawa Timur dapat dikembangkan sebagai produsen ekspor terutama udang windu dan udang vaname.

Diketahui, selama ini komoditas udang Indonesia sebagai penyumbang cukup besar dari total ekspor perikanan sebesar 55,41 persen.

Berdasarkan data olahan dari IEB Institute, selama Januari-Mei 2022, ekspor udang dan olahan mengalami peningkatan hingga 17,56 persen (YoY) atau mencapai USD 1,27 miliar dengan negara tujuan ekspor yakni Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Vietnam dan Thailand.

Baca Juga: LPEI Luncurkan Desa Devisa Klaster Udang

Begitu besar kontribusi dan potensi ekspor nasional tersebut, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank sebagai Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan RI bekerja sama dengan Pemkab Situbondo memberikan pelatihan dan pendampingan bagi para petambak udang di enam desa di Kabupaten Situbondo.

Bentuk kerja sama itu, direalisasi beberapa waktu lalu yakni LPEI telah meresmikan Desa Devisa Kluster Udang pada tanggal 15 Juli 2022 yang disaksikan Wakil Bupati Situbondo.

Tindaklanjut sinergitas antara LPEI bersama Pemkab Situbondo yaitu menyelenggarakan pelatihan manajemen ekspor kepada 20 pembudidaya udang di Desa Devisa Klaster Udang di Aula UPT Perikanan Budidaya, Dusun Pathek, Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Kamis (28/7).

Baca Juga: Satgasus Kejagung Sita Aset Kasus Tipikor LPEI 2013-2019 Senilai Rp 2,6 Triliun di Sukoharjo

Pelatihan dilaksanakan secara hybrid dan dihadiri Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo, perwakilan Kantor Wilayah III (Surabaya) LPEI dan perwakilan PT Panca Mitra Multi Perdana sebagai mitra bisnis para petambak udang.

Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo sebagai nara sumber memberikan pembekalan kepada para petambak mengenai manajemen usaha tambak, penyakit udang dan cara pencegahan, budidaya udang ramah lingkungan serta cara pengolahan limbah buangan.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Produk Rumahan, Raup Cuan dari Olahan Singkong Beku

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:33 WIB

Harga Beras di Klaten Naik Hingga Rp 2.000/Kg

Minggu, 8 Januari 2023 | 07:15 WIB

Ekonomi Digital Diyakini Kian Berkembang

Minggu, 1 Januari 2023 | 20:42 WIB

UMKM di Solo Tumbuh Pesat Sepanjang 2022

Jumat, 30 Desember 2022 | 12:30 WIB
X