Ahli Waris Perangkat Desa Terima Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:02 WIB
Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surakarta Tonny WK menyerahkan santunan kepada ahli waris perangkat desa yang meninggal di pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (11/8/2022).  (SMSolo/dok )
Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surakarta Tonny WK menyerahkan santunan kepada ahli waris perangkat desa yang meninggal di pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (11/8/2022). (SMSolo/dok )

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Ahli waris dua perangkat desa di Karanganyar yang meninggal dunia, menerima santunan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Yakni ahli waris Agung Wiyanto (Kades Alastuwo Kecamatan Kebakkramat) dan ahli waris Sutarno (perangkat Desa Munggur Kecamatan Mojogedang).

Secara simbolis, penyerahan dilakukan Bupati Karanganyar Juliyatmono, didampingi Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surakarta Tonny WK dan Kepala Cabang Karanganyar Gunadi Hery Urando di pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (11/8/2022).

Baca Juga: 95,48 Persen Penduduk Terdaftar Program JKN, Klaten Raih UHC dari BPJS Kesehatan

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Karanganyar Gunadi Hery Urando menjelaskan, santunan diberikan karena dua perangkat desa tersebut tercatat sebagai peserta program jaminan sosial.

Ahli waris Kades Alastuwo, lanjut Gunadi, menerima santunan dari program Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp 42 juta, Pensiun Berkala Rp 363.300 per bulan dan Jaminan Hari Tua (JHT) senilai Rp 11.458.365.

Ahli warisnya juga menerima beasiswa pendidikan senilai Rp 87 juta untuk biaya pendidikan anak.

Baca Juga: Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Pekerja Perusahaan Dapat Dirujuk ke RS JIH

Sedangkan ahli waris perangkat Desa Munggur menerima santunan dari program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Rp 128.560.000 dan JHT Rp 7.224.712.

"Perangkat Desa Munggur ini meninggal karena kecelakaan kerja. Pemberian santunannya didasarkan pada PP 82/2019 yang di dalamnya mengatur santunan karena meninggal biasa atau karena kecelakaan kerja," jelas Gunadi.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penyesuaian Harga BBM Tak akan Picu Resesi

Jumat, 23 September 2022 | 22:35 WIB

Duh!! Dampak BBM Naik, Harga Beras pun Ikutan Naik

Senin, 19 September 2022 | 12:48 WIB

Efisiensi, Shopee Indonesia Lepas Sejumlah Karyawan

Senin, 19 September 2022 | 11:39 WIB

BBM Naik, BLT Diharapkan Jaga Daya Beli Masyarakat

Jumat, 16 September 2022 | 12:32 WIB

Pemkab Klaten Siap Kucurkan BLT BBM Untuk Ojek dan UMKM

Selasa, 13 September 2022 | 07:42 WIB

Bank Daerah Karanganyar Raih Top GRC Award 2022

Rabu, 7 September 2022 | 19:25 WIB
X