Harga Tepung Terigu Meroket, Penjual dan Pembeli di Boyolali Protes

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 14:32 WIB
Kirdi sibuk memproduksi mi. Dia terpaksa menaikkan harga mi, karena harga terigu sebagai bahan baku terus naik.  (SMSolo/Joko Murdowo)
Kirdi sibuk memproduksi mi. Dia terpaksa menaikkan harga mi, karena harga terigu sebagai bahan baku terus naik. (SMSolo/Joko Murdowo)

Dia akhirnya terpaksa menaikkan harga mi buatannya. Sebab, tepung terigu menjadi bahan baku utama mi buatannya.

“Beberapa bulan terakhir, saya terpaksa menaikkan harga mi Rp 10 ribu per kilogram menjadi Rp 13 ribu per kilogram,” ungkap dia.

Kirdi menjelaskan harga tepung terigu pada Oktober 2021 Rp 175 ribu per sak. Setelah itu, mulai naik bertahap, hingga saat ini dia membeli dengan harga Rp 265 ribu per sak.

Baca Juga: Wow...Harga Sayur di Boyolali Terus Meroket. Begini Ceritanya

Kareka kenaikannya cukup tinggi, dia lantas menaikkan harga mi produksinya.

“Ada juga yang protes, untungnya penjualan mi tetap lancar. Dalam sehari, saya bisa menjual empat kuintal mi,” kata Kirdi.**

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X