Belum Lebaran, Masyarakat di Boyolali Ramai-ramai Tukar Uang Baru. Ada Apa?

- Jumat, 26 Agustus 2022 | 15:24 WIB
Seorang warga menukar uang baru di mobil layanan Bank Indonesia di Boyolali, Jumat (26/8/2022). (SMSolo/Joko Murdowo)
Seorang warga menukar uang baru di mobil layanan Bank Indonesia di Boyolali, Jumat (26/8/2022). (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.comLebaran masih sangat lama. Tetapi masyarakat di Boyolali ramai-ramai tukar uang lama dengan uang baru. Ada apa?

Keramaian tukar uang baru itu terjadi di halaman parkir Lembusuro, Komplek Setda Terpadu Boyolali, Jumat (26/8/2022).

Puluhan warga, termasuk ASN antre di depan mobil layanan Bank Indonesia (BI) Kantor Cabang Surakarta. Mereka tukar uang lama dengan uang baru di mobil layanan tersebut.

Baca Juga: Ikut Vaksin, Bisa Tukar Uang Baru untuk Lebaran di Polres Sukoharjo

Namun demikian, untuk tukar uang baru itu ada syaratnya. Pertama, masyarakat harus mendaftar lewat aplikasi pintar Bank Indonesia.

Penukaran bagi pendaftar di aplikasi dibatasi minimal satu paket atau senilai Rp 200.000 dan maksimal lima paket atau Rp 1.000.000.

“Kegiatan tukar uang itu merupakan upaya sosialisasi atau pengenalan uang baru kepada masyarakat,” kata Dewangga, petugas layanan kasir di sela- sela melayani tukar uang baru.

Baca Juga: Data BPS Angka Kemiskinan di Boyolali 10,6 Persen, Begitu Pemkab Mendata Turun Menjadi 9,6 Persen

Pada layanan itu satu paket, ditukar dengan uang baru yang nilainya sama. Terdiri atas pecahan Rp 100.000 (1 lembar), Rp 50.000 (1 lembar), Rp 20.000 (1 lembar), Rp 10.000 (1 lembar), Rp 5.000 (2 lembar) dan Rp 2.000 (4 lembar) serta pecahan Rp 1.000 (2 lembar).

Animo masyarakat Boyolali untuk tukar uang baru ternyata cukup besar. Terbukti, pendaftar di aplikasi pintar sebanyak 42 orang. Belum lagi sejumlah ASN lainnya yang belum sempat mendaftar di aplikasi tersebut.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Produk Rumahan, Raup Cuan dari Olahan Singkong Beku

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:33 WIB

Harga Beras di Klaten Naik Hingga Rp 2.000/Kg

Minggu, 8 Januari 2023 | 07:15 WIB

Ekonomi Digital Diyakini Kian Berkembang

Minggu, 1 Januari 2023 | 20:42 WIB

UMKM di Solo Tumbuh Pesat Sepanjang 2022

Jumat, 30 Desember 2022 | 12:30 WIB
X