Mengintip Aktivitas Warga Dusun Jantran Desa Pilang, Sentra Batik Terbesar di Sragen

- Senin, 3 Oktober 2022 | 19:35 WIB
Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng Pramestuti menggoreskan canting saat ikut membatik di sentra batik Dusun Jantran Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Sragen, belum lama ini.    (SMSolo/dok)
Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng Pramestuti menggoreskan canting saat ikut membatik di sentra batik Dusun Jantran Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Sragen, belum lama ini. (SMSolo/dok)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional (HBN) di Indonesia.

Salah satu desa yang dikenal sebagai kampung sentra perajin batik adalah Dukuh Jantran Desa Pilang Kecamatan Masaran Sragen.

Sebagian besar warga di kampung ini merupakan perajin batik. Bahkan batik-batik dari kampung ini selalu dipesan oleh para pejabat lokal maupun nasional.

Baca Juga: Merayakan Hari Batik Sembari Menikmati Musik di Solo Batik Music Festival

Banyak pengusaha batik, baik skala besar, menengah dan kecil di wilayah yang dialiri Bengawan Solo tersebut.

Batik seolah sudah menjadi denyut nadi kehidupan dusun yang terdiri atas lima RT tersebut. Setiap hari puluhan ribu kain batik bisa dihasilkan para perajinnya.

Baca Juga: Ini Kronologis Kerusuhan Berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang versi Polisi

Kepala Desa (Kades) Pilang, Sukisno mengatakan, Pilang sudah dikenal sebagai sentra batik di Kabupaten Sragen sejak lama.

Oleh Pemerintah Kabupaten Sragen, Pilang juga dicanangkan sebagai salah satu destinasi desa wisata batik, selain Desa Kliwonan dan Butuh.

Baca Juga: Tragedi Berdarah Kanjuruhan, Menko PMK Sebut Korban jadi 130 Orang. 19 Jenazah Belum Teridentifikasi

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X