Untung Selangit dari Budi Daya Maggot. Mau Tahu Bagaimana Caranya?

- Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:00 WIB
 Mahasiswa UNS mendampingi warga Manjing budidaya maggot yang bisa mendatangkan keuntungan lumayan.  Area lampiran (SMSolo/dok)
Mahasiswa UNS mendampingi warga Manjing budidaya maggot yang bisa mendatangkan keuntungan lumayan. Area lampiran (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Maggot black soldiers fly (BSF) tengah banyak dicari untuk campuran pakan ternak. Hewan berbentuk larva ini juga memakan sampah organik.

Budi daya maggot tersebut juga akan membantu mengatasi sampah organik yang selama ini menjadi persoalan tersendiri.

Meski hanya bermodal limbah organik, namun budi daya larva ini bisa menghasilkan keuntungan yang tidak sedikit.

Baca Juga: Ada Kampung Tape di Kemiri, Boyolali. Seperti Ini Kegiatannya

Kelompok Studi Ilmiah (KSI) Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mendampingi budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) di Dusun Ngracak, Desa Menjing, Karanganyar.

Ketua KSI, Nur Mayazah Churin’in menyampaikan bahwa program budi daya maggot BSF dapat menjadi solusi dalam upaya pemanfaatan limbah organik.

Baca Juga: Ending dari Laporan KDRT Lesti Kejora terhadap Rizky Billar, Polisi Hentikan Kasusnya

“Program ini juga ditujukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan pengolahan produk maggot kering sebagai pelet,” ujarnya.

Program budi daya maggot BSF merupakan salah satu dari serangkaian Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKOK) KSI yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi 2022.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Produk Rumahan, Raup Cuan dari Olahan Singkong Beku

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:33 WIB

Harga Beras di Klaten Naik Hingga Rp 2.000/Kg

Minggu, 8 Januari 2023 | 07:15 WIB

Ekonomi Digital Diyakini Kian Berkembang

Minggu, 1 Januari 2023 | 20:42 WIB

UMKM di Solo Tumbuh Pesat Sepanjang 2022

Jumat, 30 Desember 2022 | 12:30 WIB
X