Kerajinan Sapu Ijuk Desa Manggis, Mojosongo Bertahan Sejak Masa Sebelum Kemerdekaan

- Kamis, 10 November 2022 | 15:44 WIB
Seorang perajin sibuk membuat sapu ijuk di rumahnya di Dukuh Jantung, Desa Manggis, Mojosongo, Boyolali.  (SMSolo/Joko Murdowo)
Seorang perajin sibuk membuat sapu ijuk di rumahnya di Dukuh Jantung, Desa Manggis, Mojosongo, Boyolali. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Kerajinan sapu ijuk masih menjadi sandaran mayoritas warga Dukuh Jantung Desa Manggis Kecamatan Mojosongo, Boyolali. Tercatat ada ratusan KK menjadi perajin sapu ijuk.

Bahkan sentra produksi sapu ijuk tersebut sudah ada sejak sebelum Indonesia merdeka dan masih bertahan sampai sekarang. Tak heran, hampir di semua tempat, terdapat tumpukan ijuk berwana hitam untuk bahan baku kerajinan sapu.

Rutinitas perajin terlihat setiap hari. Seperti terlihat pada Kamis (10/11), beberapa orang nampak sibuk mengibas-ngibaskan ijuk ke sebuah kayu besar yang ditancapi beberapa deret paku. Penyisiran ijuk ini dilakukan dua kali.

Baca Juga: Pameran Lukisan Pelajar SD-SMP Digelar di Museum Hamong Wardoyo, Boyolali

Pertama dengan paku yang besar, lalu tahap berikutnya menggunakan sisir paku yang lebih kecil dan berjarak rapat.

Tujuannya, agar ijuk yang menggumpal bisa terurai. Ijuk yang sudah terurai itu kemudian dirangkai, diikat dan dimasukkan kedalam lakop agar terbentuk sapu.

''Yang penting teliti dan memiliki tenaga yang kuat supaya ijuk yang diikat dengan tali senar rapi dan kokoh,” ujar Sri Yanto (60) salah satu perajin.

Baca Juga: Duh Teganya, Seorang Bapak di Andong Boyolali Nekat Cabuli Teman Anaknya

Dia menjadi perajin sapu ijuk mewarisi ayahnya yang dulunya juga seorang perajin. Praktis, sejak kecil dirinya sudah membantu ayahnya, hingga akhirnya mahir membuat sapu ijuk.

“Sejak saya kecil, di sini sudah ada produksi sapu ijuk ini.”

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Produk Rumahan, Raup Cuan dari Olahan Singkong Beku

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:33 WIB

Harga Beras di Klaten Naik Hingga Rp 2.000/Kg

Minggu, 8 Januari 2023 | 07:15 WIB

Ekonomi Digital Diyakini Kian Berkembang

Minggu, 1 Januari 2023 | 20:42 WIB

UMKM di Solo Tumbuh Pesat Sepanjang 2022

Jumat, 30 Desember 2022 | 12:30 WIB
X