Level PPKM Solo Raya Turun. Pariwisata di Tawangmangu Bangkit, Roda Ekonomi Berputar

- Minggu, 12 September 2021 | 13:47 WIB
D'Lawu Bistro, salah satu destinasi baru di Tawangmangu.  (SMSolo/dok)
D'Lawu Bistro, salah satu destinasi baru di Tawangmangu. (SMSolo/dok)

Haris mengaku sempat ketar-ketir dengan kebijakan PPKM.

Baca Juga: Kabar Gembira, Tlatar Minggu Depan Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata di Boyolali  

Sebab berkaitan dengan operasional D'Lawu Bistro. Maklum, unit usaha kuliner dan cottage itu baru dilaunching 20 Agustus lalu.

"Grand opening 20 Agustus, selang sehari ada penyekatan wisatawan di Tawangmangu. Langsung kena dampak. Omzet turun tajam. Namun pekan berikutnya, situasi mulai normal setelah penyekatan lebih longgar," tuturnya. 

Haris bisa agak lega, ketika pemerintah mengumumkan penurunan level PPKM di Solo Raya, termasuk Karanganyar, dari level 4 ke level 3.

Baca Juga: Wisata Waduk Gajahmungkur Wonogiri Digelontor Rp 11 Miliar

"Harapannya, situasi ke depan semakin normal. Iklim baik untuk pulihnya pariwisata," katanya.

Promosi pun digenjot. Sejumlah akun sosial media dimanfaatkan, untuk mengenalkan destinasi itu pada khalayak.

Apalagi, dalam waktu dekat, manajemen D'Lawu akan meluncurkan sembilan unit cottage-nya, dari rencana 30 unit.

Haris mengatakan, standar protokol kesehatan (prokes) diterapkan ketat dalam operasional D'Lawu.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pembangunan Agro Science Techno Park Jimbung Dimulai

Jumat, 29 Oktober 2021 | 08:16 WIB

Desa Conto Masuk Nominasi Desa Wisata Tingkat Jateng

Kamis, 21 Oktober 2021 | 05:25 WIB

Asyik, Kebun Raya Indrokilo Boyolali Dibuka Kembali

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:55 WIB
X