Renovasi Bangunan Mangkrak, ASTP Jimbung Bakal Jadi Ikon Baru di Klaten

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 20:23 WIB
Prof Suratman, Kades Jimbung Padiyo dan unsur terkait meninjau lahan ASTP Jimbung.  (SMSolo/Merawati Sunantri)
Prof Suratman, Kades Jimbung Padiyo dan unsur terkait meninjau lahan ASTP Jimbung. (SMSolo/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Desa Jimbung Kecamatan Kalikotes, Klaten mempersiapkan renovasi besar-besaran untuk mewujudkan ikon baru.

Ikon baru itu yakni Agro Science Techno Park (ASTP) Jimbung.

ASTP Jimbung akan menempati lahan dan bangunan bekas Agrobisnis Perikanan yang sudah lama mangkrak.

Baca Juga: Dukung Revitalisasi Rawa Jombor Klaten, Warga Jimbung Berharap Daerahnya Bebas Banjir

Selain tempat wisata dan bisnis, lokasi itu akan dijadikan Kawasan Merdeka Belajar apa saja untuk peningkatan SDM.

Guna mengembangkan Kawasan ASTP Jimbung, Pemerintah Desa Jimbung menggandeng Prof Suratman, guru besar Fakultas Geografi UGM.

Selasa (5/10/2021), dilakukan kunjungan ke lokasi yang akan direnovasi dengan anggaran yang ada.

Baca Juga: Diterjang Dampak Pandemi Covid-19, Penjual Dawet TMII Pilih Jualan di Jimbung Klaten

Peninjauan lokasi dilakukan Prof Suratman bersama Kades Jimbung Padiyo, aparat desa, Direktur BUMDes Jimbung Sri Winata dan pegiat lainnya.

Kini, semak belukar tumbuh liar di kawasan yang sangat strategis itu.

‘’ASTP bertujuan membangun inovasi masyarakat, nanti ada kerja sama pentahelix untuk mengusung inovasi di ASTP,’’ kata Prof Suratman yang juga asli dari Jimbung, di sela-sela peninjauan lokasi.

Baca Juga: Perjanjian 2011 Mengenai Pemanfaatan Rawa Jombor Klaten, Banyak Dilanggar

Menurutnya, desain bangunan yang ada di kawasan itu sudah mendukung.

Terdapat taman dan kolam ikan, embung, galeri burung, tempat lelang ikan, kuliner, bahkan kolam renang.

Renovasi disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

Ajuan ASTP Jimbung mendapatkan dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun 2021.

JomborBaca Juga: Kalau Tak Direvitalisasi, Umur Rawa Jombor Tak Akan Lama

Dananya akan dimanfaatkan revitalisasi bangunan, taman burung, galeri, kuliner, hingga aula tempat training sebagai kawasan merdeka belajar.

Konsepnya semimodern, serta ada peran dari multipihak.

Ada kantor riset yang kemungkinan dari UGM.

Baca Juga: Kecamatan Wedi Kerahkan Bus dan Mobil Jemput Warga untuk Serbuan Vaksinasi Klaten

Anak-anak belajar alam di ASTP, mulai dari TK dan SD jadi centre study natural exploring dan teknologi.

‘’Nantinya, siswa bisa mengeksplorasi alam, ada galeri ilmu tentang ikan, burung, hingga ilmu sungai, karena kami punya Yayasan Sungai Lestari Indonesia. Bisa pula belajar ilmu bisnis hingga praktek masak, juga training keluarga, bisnis pemula,’’ ujar Suratman.

Kades Jimbung Padiyo mengatakan, kemungkinan belum seluruh sudut kawasan ASTP bisa direvitalisasi tahun ini, mengingat potensi anggaran yang tersedia terbatas.

Baca Juga: Dandim Pimpin Ziarah Peringatan HUT Ke-76 TNI di TMP Ratna Bantala Klaten

Pengembangan akan dilakukan secara bertahap.

‘’Pembangunan kawasan dilakukan terencana dengan bimbingan Prof Suratman. Rencananya, lahan belakang yang sudah ada embung dan kolam renang. Nanti semak akan dibersihkan, sebelum dilakukan penataan,’’ ujar dia.*

Halaman:
1
2
3

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pembangunan Agro Science Techno Park Jimbung Dimulai

Jumat, 29 Oktober 2021 | 08:16 WIB

Desa Conto Masuk Nominasi Desa Wisata Tingkat Jateng

Kamis, 21 Oktober 2021 | 05:25 WIB

Asyik, Kebun Raya Indrokilo Boyolali Dibuka Kembali

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:55 WIB
X