Lezatnya Tempe Alakatak, Kuliner Khas dari Weru, Sukoharjo

- Sabtu, 5 Juni 2021 | 13:30 WIB
Tempe alakatak, makanan khas dari Kecamatan Weru, Sukoharjo. SMSolo/dok
Tempe alakatak, makanan khas dari Kecamatan Weru, Sukoharjo. SMSolo/dok

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Kabupaten Sukoharjo selain dikenal sebagai Kota Tekstil juga menyimpan berbagai aneka ragam kuliner khas.

Salah satunya Tempe alakatak. Makanan ini merupakan salah satu jajanan khas di Kecamatan Weru, Sukoharjo. Bagi yang belum terbiasa, mungkin terdengar aneh. Namun, jika sudah tahu rasanya, dijamin ketagihan.

Tempe alakatak ini berisi tempe dan mi. Bedanya dengan kuliner lainnya, tempe yang digunakan berbahan dasar kacang benguk. Selain itu, mi terbuat dari tepung singkong yang berwarna putih dan kuning. Untuk warna kuningnya, mi menggunakan campuran perwarna alami dari kunyit.

Sebelum disajikan menjadi alakatak, tempe benguk diolah terlebih dahulu dengan cara direbus, digiling, kemudian dicampur dengan kelapa dan kunyit. Begitu semua sudah siap, tempe alakatak akan disajikan dengan balutan daun jati.

Alakatak akan semakin nikmat untuk disantap saat dipadukan dengan kerupuk khas dari daerah Weru juga. Yaitu kerupuk kelir. Kerupuk kelir itu sendiri merujuk pada lokasi produksi kerupuk yang kebanyakan warga Watu Kelir.

Satu bungkus alatak dibanderol dengan harga Rp 1.000. Untuk mendapatkan makanan khas ini, tak perlu bingung-bingung. Setiap hari pasaran, dipastikan ada yang jual.

"Kalau pasaran Kliwon dan Pahing itu pasar Tawang dekat Kecamatan Weru. Kalau Legi itu ad adi pasar Kelir. Kalau yang setiap hari ada di Pasar Karangtengah. Tapi ingat, ke pasar sedikit siang, dipastikan sudah tidak kebagian," ujar Ari salah satu warga Weru. *

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Nyicipi Dawet Bayat Mas Nadi Pasar Ngepos, Klaten

Minggu, 16 Januari 2022 | 21:13 WIB

Cuma di Solo, Makan Soto Pakai Cangkir di Dekat Tol

Selasa, 28 September 2021 | 13:20 WIB

Baso Aci. khas Bandung Hadir di Solo

Senin, 9 Agustus 2021 | 21:31 WIB
X