Rebranding, Menghapus Mitos Kelam Gunung Kemukus

- Senin, 18 Juli 2022 | 18:58 WIB
Ketua Pusat Kajian Media dan Kebudayaan Teguh Hadi Prayitno menyampaikan materi pada FGD Rebranding Gunung Kemukus yang digelar BPOB di Sragen, Sabtu (16/7/2022).  (SMSolo/Basuni Hariwoto)
Ketua Pusat Kajian Media dan Kebudayaan Teguh Hadi Prayitno menyampaikan materi pada FGD Rebranding Gunung Kemukus yang digelar BPOB di Sragen, Sabtu (16/7/2022). (SMSolo/Basuni Hariwoto)

SOLO, suaramerdeka-solo.comBadan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Farm Trip Rebranding Gunung Kemukus.

Acara selama dua hari, Sabtu (16/7) dan Minggu (17/7) tersebut mengundang para influencer, blogger dan media.

Manajer Pemasaran BPOB Agus Rochiyardi mengatakan, FGD dan Farm Trip Rebranding itu diharapkan semakin menguatkan langkah Pemkab Sragen, dalam upaya menghapus mitos kelam Gunung Kemukus.

Baca Juga: Puan Maharani Dijadwalkan Resmikan Obyek Wisata Religi 'New Kemukus'

“Kami punya peran koordinatif. Pemkab Sragen sendiri sudah berupaya melakukan perubahan untuk mengubah mitos tak bagus Gunung Kemukus,” kata Agus.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam upaya rebranding Gunung Kemukus.

Yang utama, Pemkab Sragen membuat anggaran untuk kegiatan di lapangan. Sebab, woro-woro rebranding Gunung Kemukus tanda aksi nyata di lapangan, maka bisa bermasalah.

Baca Juga: UNS Siap Bantu Penataan Ulang Kawasan Gunung Kemukus

“Kami meyakinkan agar Pemkab Sragen menganggarkan untuk perubahan-perubahan di lapangan. Ini yang sekarang kami kejar,” papar Agus.

Selain itu, perlu web official untuk kawasan Gunung Kemukus. Ketika masyarakat browsing artikel soal Gunung Kemukus, saat ini masih muncul artikel-artikel negatif.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X