Pengunjung TSTJ Solo Ditargetkan Naik Berlipat Usai Revitalisasi

- Senin, 22 Agustus 2022 | 06:02 WIB
Ekskavator dioperasikan untuk mengeringkan danau TSTJ Solo.  (SMSolo/Agustinus Ariawan)
Ekskavator dioperasikan untuk mengeringkan danau TSTJ Solo. (SMSolo/Agustinus Ariawan)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Revitalisasi Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) mendatangkan target baru bagi manajemen kebun binatang tersebut.

Perumda TSTJ mematok kenaikan pengunjung hingga dua kali lipat, saat kebun binatang itu kembali dibuka pascarevitalisasi tahap pertama.

“Kami proyeksikan pengunjung bisa berkisar 1,2 juta orang per tahun. Biasanya rata-rata pengunjung adalah 600 ribu orang per tahun,” kata Direktur Utama (Dirut) Perumda TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso.

Baca Juga: Ditutup dan Direvitalisasi Selama Enam Bulan, TSTJ Galang Donasi Pakan Satwa

Kenaikan pengunjung itu, lanjut Bimo, bisa membantu TSTJ meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) yang juga dipatok naik oleh Pemkot Surakarta.

“Otomatis, jika pengunjung naik maka capaian pajak tiket masuk dan keuntungan kami juga ikut naik. Imbasnya setoran ke PAD juga bisa meningkat.”

Saat ini, Perumda tengah bersiap menutup sementara TSTJ seiring dimulainya revitalisasi sepekan terakhir.

Baca Juga: Usai Lebaran, TSTJ Solo Akan Ditutup Total untuk Revitalisasi

“Per 1 September TSTJ akan ditutup untuk umum dan buka lagi 23 Desember. Kami akan mengoptimalkan liburan akhir tahun untuk menarik sebanyak mungkin pengunjung,” jelas Bimo.

Biasanya saat pergantian tahun, TSTJ bisa dikunjungi hingga 21 ribu wisatawan.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X