Ibu Menyusui Positif Covid-19, Bolehkah Memberikan ASI untuk Bayinya?

- Jumat, 2 Juli 2021 | 12:25 WIB
foto ilustrasi (Satya Tiwari/pixabay)
foto ilustrasi (Satya Tiwari/pixabay)

suaramerdeka-solo.com - Pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini belum juga berhenti. Mereka yang terpapar covid, diwajibkan isolasi mandiri hingga dirawat di RS.

Lalu bagaimana dengan ibu yang menyusui ketika terkonfirmasi positif Covid-19?

Dilansir dari Antara, air susu ibu (ASI) tetap perlu diberikan pada anak meski ibu mengalami COVID-19. Baik dengan cara menyusui langsung atau pun dengan cara pemberian menggunakan pipet.

Ternyata, menurut dokter Tan Shot Yen, ahli Gizi Masyarakat lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI)​​​​​​​, bayi itu justru mendapatkan benefit jika diberikan ASI dari ibunya yang ternyata positif Covid-19. Kenapa?

"Karena ASI itu sudah mengandung antibodi. Justru ketika dipisahkan dari Ibu belum tentu juga ada jaminan bahwa anaknya itu tidak tertular dari orang yang mengurusnya,” kata dokter Tan.

Namun demikian, jika ternyata ibu yang menyusui mengalami Covid-19 dengan gejala berat, maka hal yang disarankan bayi tetap menerima ASI perah. ASI perah yang sudah ada, bisa diberikan kepada bayi menggunakan pipet, sloki, atau pun sendok kecil.

Tidak disarankan memberi ASI perah menggunakan dot, agar anak nantinya tidak kebingungan pada saat diberi ASI secara langsung oleh sang ibu.

"Kasihan ketika nanti ibunya sudah sehat, jika diberi pakai dot sekitar 2-3 minggu masa isolasi itu pas mau diberi secara langsung anaknya menolak karena bingung puting,” kata dokter Tan.

Dokter yang juga tergabung dalam Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA) ini mengingatkan agar pada saat menjalankan isolasi mandiri, anak dan orang tua tidak perlu dipisahkan.

Meski demikian orang tua yang positif harus tetap taat menggunakan masker mengikuti saran yang disampaikan Kementerian Kesehatan yaitu sebanyak dua lapis saat melakukan isolasi mandiri bersama keluarganya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

X