TSTJ Solo Resmi Ditutup Hingga Akhir Desember 2022, Pakan Satwa Dijamin Tercukupi

- Jumat, 2 September 2022 | 07:25 WIB
Ekskavator mengeruk danau Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo.  (SMSolo/Agustinus Ariawan)
Ekskavator mengeruk danau Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo. (SMSolo/Agustinus Ariawan)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Kebun binatang Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) resmi ditutup untuk umum sejak Kamis (1/9/2022).

Penutupan tersebut berkaitan dengan revitalisasi tahap pertama yang berlangsung hingga Desember 2022.

“Ini masih on schedule. Target akhir Desember dibuka lagi untuk fase satu,” terang Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Pengunjung TSTJ Solo Ditargetkan Naik Berlipat Usai Revitalisasi

Revitalisasi tahap pertama itu, lanjut Gibran, akan fokus kepada pembangunan danau dan pulau buatan serta kafe bagi pengunjung. “Beberapa satwa ada yang dipindah, dibantu oleh PT Taman Safari Indonesia (TSI).”

Meski tak mendapatkan pemasukan dari penjualan tiket pengunjung, kebutuhan gaji karyawan dan pakan satwa TSTJ diklaim Gibran cukup hingga akhir tahun.

“Anggaran TSTJ masih cukup untuk gaji dan pakan. Ada bantuan juga dari beberapa donatur,” kata Gibran.

Baca Juga: Penutupan TSTJ Solo Ditunda. Libur Sekolah Jadi Pendongkrak Kunjungan Wisatawan

Direktur Utama (Dirut) Perumda TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso menerangkan, selain pembangunan danau, pulau buatan dan kafe bagi pengunjung, revitalisasi juga akan menyentuh kandang savana dan pintu masuk (entrance).

“Area danau yang paling besar, karena akan ditambah dari tiga menjadi enam danau,” jelas dia.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X