Asyik, Bakal Digelar Kirab Tumpeng di Umbul Tlatar Boyolali. Jangan Ketinggalan!

- Rabu, 14 September 2022 | 18:26 WIB
Pengunjung bermain air atau keceh di tempat eko wisata air Tlatar, Boyolali.  (SMSolo/Joko Murdowo)
Pengunjung bermain air atau keceh di tempat eko wisata air Tlatar, Boyolali. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Tradisi kirab tumpeng bakal digelar di Umbul Tlatar Desa Kebonbimo, Kecamatan Boyolali Kota, Sabtu (17/9/2022).

Uniknya, tradisi tersebut juga akan melibatkan warga Desa Pager Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Jangan ketinggalan untuk hadir dan menyaksikan kirab tradisi bernuansa kearifan lokal itu.

“Pasalnya, air Umbul Tlatar itu selain dimanfaatkan warga Desa Kebonbimo juga warga Desa Pager yang letaknya bersebelahan,” kata Sekdes Kebonbimo, Liyan Astomoro, Rabu (14/9/2022).

Baca Juga: Kabar Gembira, Tlatar Minggu Depan Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata di Boyolali  

Dia menjelaskan, tradisi diawali dengan kegiatan bersih- bersih saluran air hingga Umbul Tlatar. Setelah itu dilakukan kirab tumpeng terdiri dari dua tumpeng besar dan 23 tumpeng kecil.

Tumpeng besar antara lain terdiri atas tumpeng hasil bumi. Sedangkan tumpeng kecil berasal dari warga 23 RT se-Desa Kebonbimo.

Tumpeng-tumpeng itu nantinya juga dinilai dan dipilih yang terbaik. Namun, nilai tumpeng tak boleh melebihi Rp 250 ribu, serta desa memberi stimulan Rp 100 ribu.

Baca Juga: Ternyata Ada Jejak Joko Tingkir di Wilayah Pengging, Kecamatan Banyudono, Boyolali

Lyan Astomoro mengungkapkan, keberadaan Umbul Tlatar tak bisa dilepaskan dari legenda Ki Ageng Wonotoro yang memimpin Desa Sambi. Ki Ageng Wonotoro itu lah yang konon berperan atas munculnya sumber air di Tlatar.**

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X