Umbul Tlatar: Legenda Ki Ageng Wonotoro dan Kemunculan Sumber Air

- Rabu, 14 September 2022 | 19:45 WIB
Seorang pengunjung bermain air di Umbul Tlatar, Boyolali. (SMSolo/jatengprov.go.id)
Seorang pengunjung bermain air di Umbul Tlatar, Boyolali. (SMSolo/jatengprov.go.id)

 

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Umbul Tlatar yang secara administratif berada di wilayah Desa Kebonbimo, Kecamatan Boyolali Kota, ternyata menyimpan cerita mengenai kondisi geografis yang kontras dengan situasi saat ini.

Kawasan yang kini hijau karena memiliki sumber air dengan debit cukup besar tersebut, konon merupakan daerah yang kering dan tandus.

Sebagai rasa syukur atas wilayahnya yang kini subur itulah, masyarakat mengadakan tradisi kirab tumpung, terdekat diagendakan diselenggarakan pada Sabtu (17/9/2022) mendatang.

Baca Juga: Asyik, Bakal Digelar Kirab Tumpeng di Umbul Tlatar Boyolali. Jangan Ketinggalan!

Menurut Sekdes Kebonbimo, Liyan Astomoro, kondisi desanya dan wilayah-wilayah sekitarnya, konon pada zaman dulu kekurangan air dan tanahnya kering kerontang.

Hal itu membuat Ki Ageng Wonotoro yang kala itu memimpin Desa Sambi (berdekatan dengan Desa Kebonbimo), prihatin.

Guna mendapatkan sumber air, Ki Ageng Wonotoro melakukan semedi mohon petunjuk Tuhan Yang Maha Kuasa. Dari petunjuk yang ada, Ki Ageng Wonotoro mendapat isyarat supaya pergi ke Pantaran, menemui Ki Ageng Pantaran.

Baca Juga: Kabar Gembira, Tlatar Minggu Depan Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata di Boyolali  

Singkat cerita Ki Ageng Wonotoro memerintahkan seorang cantriknya untuk menemui Ki Ageng Pantaran untuk meminta sumber air.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X