Unik, Masjid Ciptomulyo di Pengging: Menghadap ke Tenggara Bukan Timur

- Jumat, 16 September 2022 | 14:18 WIB
Bangunan Masjid Ciptomulyo di Pengging, Boyolali, sudah direhab dan ditambah bangunan teras beratap seng.  (SMSolo/Joko Murdowo)
Bangunan Masjid Ciptomulyo di Pengging, Boyolali, sudah direhab dan ditambah bangunan teras beratap seng. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Masjid unik berada di Desa Bendan Kecamatan Banyudono, Boyolali. Bangunan berarsitektur lawas itu bernama Masjid Ciptomulyo, sebuah nama Jawa, bukan nama Arab seperti kebanyakan masjid.

Uniknya lagi, Masjid Ciptomulyo menghadap ke Tenggara. Padahal bangunan masjid pada umumnya, pintu masuk menghadap ke Timur.

Intinya, umat Islam yang sholat di dalam masjid tersebut, agak menyerong agar sesuai arah kiblat.

Baca Juga: Ternyata Ada Jejak Joko Tingkir di Wilayah Pengging, Kecamatan Banyudono, Boyolali

Bangunan berbentuk limasan memiliki empat soko guru, dilengkapi serambi, serta penampil atau kuncungan. Ada mustoko berupa tiang petunjuk arah yang terbuat dari besi.

Pada bagian kuncungan terdapat tulisan Jawa yang menyebutkan tahun pendirian, yaitu 1838 Je (Tahun Jawa) atau 1905 Masehi.

Menurut Ketua Boyolali Heritage Society (BHS), Kusworo, kawasan masjid dilengkapi tempat pemandian keluarga Raja Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono X. Keluarga raja sering menghabiskan waktu untuk bersantai.

Baca Juga: Sensasi Kopi Lepen di Pengging Boyolali, Makan Asyik di Tengah Sungai

Pakubuwono X merasa perlu membangun tempat peristirahatan sekaligus tempat beribadah seusai siraman (mandi).

Pada Selasa, 24 Jumadil Akhir 1838 Hijriah atau 1905 Masehi, Pakubuwono X mendirikan Masjid Ciptomulyo, yang berarti menciptakan kemuliaan di dunia dan akhirat.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kirab Budaya di Desa Sidomulyo, Ampel Boyolali, Meriah

Jumat, 9 September 2022 | 13:59 WIB
X