MUI Angkat Bicara Soal KDRT Lesti Kejora, Pilih Kena Kanker Daripada Diselingkuhi

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 06:05 WIB
ilustrasi KDRT (pixabay)
ilustrasi KDRT (pixabay)

MAKASAR, suaramerdeka-solo.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara soal dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami Lesti Kejora.

Apa pun alasannya, KDRT yang dilakukan seorang suaminya seperti Rizky Billar itu tidak bisa dibenarkan, dan sangat bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Hal itu diungkapkan Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Remaja dan Keluarga (PPRK) MUI Sulsel, Profesor Dr Siti Aisyah Kara PhD melalui situs resmi MUI.

Baca Juga: KDRT yang Dialami Lesty Kejora Sudah Sejak Lama? Ini Penerawangan Denny Darko

‘’Islam melarang seorang suami melakukan kekerasan fisik maupun non-fisik terhadap istrinya. Hal ini berdasarkan Alquran yang berfirman Wa’asyiru Hunna Bil Ma'ruf (Perlakukanlah mereka istri-istrimu dengan baik),’’ katanya.

Dari situ, maka kasus KDRT yang diduga dilakukan Rizki Billar terhadap istrinya Lesti Kejora disebut sangat bertentangan dengan ajaran agama Islam.

“Jadi hal itu sangat tidak berdasar dalam Islam untuk membenarkan kekerasan dalam rumah tangga,’’ tegas Guru Besar UIN Alauddin Makassar itu, Kamis (6/10/2022).

Baca Juga: Buntut KDRT Pada Lesti Kejora, Gaya Hidup Hedon Rizky Billar Dikuliti Habis Netizen

Aisyah Kara menambahkan, apa yang dilakukan Lesti Kejora dengan melaporkan suaminya dinilai sudah benar. Sekalipun dia tidak selingkuh, tetap tak boleh memukul istrinya.

‘’Meskipun nantinya suami tak terbukti selingkuh, tidak dengan serta-merta boleh memukul istrinya. Apalagi jika ada bukti, itu adalah kekerasan psikologis yang sangat besar bagi seorang istri,’’ tegas dia.

Dia pun mengungkapkan penelitian yang dilakukannya di Makasar, tentang perselingkuhan dan poligami. Ternyata kebanyakan istri memilih sakit kanker.

Baca Juga: Gara-gara Prank KDRT, Baim Wong dan Paula Verhoeven Terancam Dibui

"Penelitian saya di Makassar menunjukkan bahwa istri yang diselingkuhi ataupun dipoligami oleh suami, lebih memilih mengidap penyakit kanker daripada diselingkuhi," kata dia.

Siti Aisyah menambahkan, kemarahan seorang suami yang Islami tentu tidak dengan melakukan kekerasan fisik kepada istri. Mencontoh Rasulullah SAW, saat istrinya Aisyah dituduh selingkuh, Rasulullah hanya diam.**

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhir Perjalanan Fast and Furious dalam Fast X

Jumat, 19 Mei 2023 | 11:40 WIB

Sakit Mag Akut, Lina Mukherjee Batal Ditahan

Jumat, 5 Mei 2023 | 10:43 WIB
X