Dana 53 Nasabah Dibobol, Bank Jateng : Itu Kejahatan Eksternal

- Rabu, 8 September 2021 | 19:20 WIB
Jajaran peetinggi Bank Jateng memberi keterangan pers di Klaten, terkait pembobolan dana nasabah. (SMSolo/Merawati Sunantri)
Jajaran peetinggi Bank Jateng memberi keterangan pers di Klaten, terkait pembobolan dana nasabah. (SMSolo/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Sebanyak 53 rekening nasabah Bank Jateng berkurang saldo rekeningnya, karena dibobol.

Padahal para nasabah Bank Jateng itu tidak melakukan transaksi. Total kerugiaannya berkisar Rp 1,6 miliar.

Rabu (8/9/21), Bank Jateng menggelar konferensi pers di Klaten, terkait pembobolan dana nasabah.

Baca Juga: Pembobolan Bank Jateng Terungkap, 14 Tersangka Pelaku Ditangkap Polda Jateng

Pembobolan disinyalir dilakukan dengan skimmer atau pencurian data nasabah menggunakan alat khusus yang dipasang di ATM Bank Jateng Samsat Klaten.

Hadir, Sekretaris Perusahaan Bank Jateng, Herry Nunggal Supriyadi, Kepala Divisi Teknologi Sistem Informasi, Agus Supriyatna, Pemimpin Cabang Bank Jateng Klaten Setya Pamungkas dan Pemimpin Cabang Koordinator Surakarta, Djaka Nur Said.

Baca Juga: Sejumlah Nasabah Bank Jateng Klaten Kehilangan Uang, Polres Klaten Turun Tangan

‘’Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan nasabah dalam bertransaksi ATM di Bank Jateng. Kejadian ini murni kejahatan yang dilakukan orang tak bertanggung jawab di luar Bank Jateng. Kami menjamin dana nasabah aman, uang yang berkurang diganti bila sudah dipastikan bukan karena diambil,’’ kata Setya Pamungkas.

Sekretaris Perusahaan Bank Jateng, Herry Nunggal Supriyadi menambahkan, pembobolan dana nasabah terjadi antara 6-7 September 2021 malam hari.

Baca Juga: Gedung Baru, Bank Jateng KCP Delanggu Mulai Beroperasi

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Polresta Banyumas Bekuk Spesialis Pencuri Sapi

Sabtu, 15 Januari 2022 | 19:18 WIB
X