Ini Cara Unik Polres Boyolali: Minta Pemilik Motor Hancurkan Sendiri Knalpot Brong dengan Palu

- Kamis, 9 September 2021 | 14:50 WIB
HANCURKAN SENDIRI: Seorang pemotor menghancurkan sendiri knalpot brong miliknya dengan palu presisi.  (SMSolo/Joko Murdowo)
HANCURKAN SENDIRI: Seorang pemotor menghancurkan sendiri knalpot brong miliknya dengan palu presisi. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com – Satlantas Polres Boyolali punya cara unik membuat jera pemotor yang menggunakan knalpot brong.

Cara unik itu adalah pemilik motor diminta menghancurkan sendiri knalpot brong tersebut menggunakan palu presisi.

Cara unik menghancurkan sendiri knalpot brong itu dilakukan di kompleks Polres Boyolali.

Baca Juga: Pakai Knalpot Brong Bikin Bising, Ratusan Motor Diamankan

Kasat Lantas Polres Boyolali, AKP Yuli Anggraeni mewakili Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond mengatakan pemilik knalpot brong sengaja diminta untuk memusnahkan sendiri knalpot brongnya.

“Ini untuk mencegah dipakainya lagi knalpot brong yang telah diganti dengan standar ini,” ujarnya di sela kegiatan penghancuran knalpot brong di Mako Satlantas setempat, Kamis (9/9/2021).

Baca Juga: Ratusan Motor Knalpot Brong Terjaring Razia di Tawangmangu

Diungkapkan, sebelumnya motor berknalpot brong tersebut terjaring razia yang digelar jajaran Satlantas Polres Boyolali.

Selanjutnya, motor tersebut boleh diambil setelah diganti dengan knalpot standar dan mengurus denda administrasi.

Yuli menyebut selama sepekan ini sudah seratusan sepeda motor dengan knalpot brong yang terjaring razia.

Baca Juga: Puluhan Motor Brong Diamankan, Dipakai Kebut- kebutan Liar di Jalan Raya Boyolali- Bangak

Sedangkan jumlah knalpot brong yang dihancurkan dengan palu presisi lebih dari 50 buah.

“Sehingga knalpot tak bisa dipakai lagi.”

Doni warga Desa Bangak, Kecamatan Banyudono mengaku bisa memahami penjelasan polisi terkait larangan pemakaian knalpot brong.

Baca Juga: Polisi Bubarkan Aksi Balapan Liar di Ring Road Mojosongo Solo. 16 Pemuda Diamankan, 11 Motor Ditilang

Pasalnya suara knalpot memekakkan telinga dan mengganggu ketenangan masyarakat.

“Setelah diberi pemahaman, saya jadi sadar dan paham. Saya pun rela menghancurkan knalpot brong itu dengan palu presisi.”

Senada, Mursyid, warga Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo meminta pengendara lain tidak ada yang mengikuti jejaknya memakai knalpot brong.

Baca Juga: Tim Voli Putri PON Jateng Diuji Arwis Sleman. Mental Duel Mulai Mengapung, Pertahanan Butuh Pembenahan

Jika ada yang sudah dipasang, diminta untuk melepasnya.

“Yang sudah dipasang, bisa segera dilepas dan diganti dengan knalpot standar. Ini lebih baik karena tidak melanggar aturan.”*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Hasil Mukerda MUI Jateng Disosialisasikan di Klaten

Sabtu, 27 November 2021 | 21:15 WIB

Air Waduk Pidekso Wonogiri Naik 20 Cm/Hari

Rabu, 24 November 2021 | 15:25 WIB

Sekolah Sungai Klaten Gelar Diskusi dengan BBWSBS

Rabu, 24 November 2021 | 10:51 WIB

Pabrik Kacang Dua Kelinci di Pati Terbakar

Selasa, 23 November 2021 | 13:52 WIB
X