Dampak Kemarau Basah di Boyolali, Satu Kecamatan Tak Masuk Wilayah Krisis Air Bersih

- Selasa, 14 September 2021 | 12:08 WIB
SIMBOLIS: Sekda Boyolali, Masruri melepas penyaluran bantuan air bersih secara simbolis.  (SMSolo/Joko Murdowo)
SIMBOLIS: Sekda Boyolali, Masruri melepas penyaluran bantuan air bersih secara simbolis. (SMSolo/Joko Murdowo)

“Mereka mandiri menyiapkan air bersih dengan cara mengalirkan air dari sumber-sumber air dari lereng Gunung Merapi dan Merbabu.”

Baca Juga: Penemuan Sumber Air Diharapkan Atasi Kekeringan di Bengle Eromoko

Dijelaskan, berdasarkan informasi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), tahun ini merupakan kemarau basah.

Artinya meski terjadi kemarau namun masih terjadi hujan.

Sehingga wilayah terdampak kekeringan ini tak sebanyak tahun lalu.

Baca Juga: Polres Klaten Bantu Droping Air Bersih ke Lereng Merapi

Terkait status Siaga Darurat Kekeringan di Kabupaten Boyolali telah ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Boyolali nomor 360 / 593 tahun 2021.

Dengan status siaga itu, Pemkab juga akan menyalurkan bantuan air bersih ke masyarakat terdampak.

Baca Juga: Tradisi Larung Kepala Kerbau di Puncak Merapi Malam 1 Sura Tetap Digelar

Pemkab Boyolali juga telah menyiapkan 2.019 tangki air bersih untuk disalurkan kepada masyarakat.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hasil Mukerda MUI Jateng Disosialisasikan di Klaten

Sabtu, 27 November 2021 | 21:15 WIB

Air Waduk Pidekso Wonogiri Naik 20 Cm/Hari

Rabu, 24 November 2021 | 15:25 WIB

Sekolah Sungai Klaten Gelar Diskusi dengan BBWSBS

Rabu, 24 November 2021 | 10:51 WIB

Pabrik Kacang Dua Kelinci di Pati Terbakar

Selasa, 23 November 2021 | 13:52 WIB
X