Usung Masker Kain Ramah Lingkungan, Tim PKM UNS Melenggang ke Pimnas

- Selasa, 21 September 2021 | 13:35 WIB
Mahasiswa UNS Surakarta menyiapkan pembuatan batik dengan proses ecoprint. Kain tersebut selanjutnya dibuat sebagai masker.  (SMSolo/Evie Kusnindya)
Mahasiswa UNS Surakarta menyiapkan pembuatan batik dengan proses ecoprint. Kain tersebut selanjutnya dibuat sebagai masker. (SMSolo/Evie Kusnindya)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Limbah masker sekali pakai kian menumpuk seiring kewajiban menggunakan masker yang diterapkan guna menghadapi pandemi Covid -19.

Masker sekali pakai selama ini menjadi pilihan masyarakat karena lebih aman, praktis dan murah.

Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta  berinisiatif membuat masker kain yang aman untuk digunakan.

Baca Juga: 5.660 Orang Tanpa Masker di Sukoharjo Terjaring Sepanjang Januari-Juli

Masker tersebut agar menarik juga dibuat bermotif batik namun prosesnya menggunakan pewarna alam dengan proses ecoprint yang limbahnya tak mencemari lingkungan.

"Kami berupaya menghadirkan solusi dari persoalan lingkungan, seiring kian menumpuknya masker sekali pakai yang digunakan masyarakat. Kami membuat masker kain yang cukup tebal menggunakan beberapa lapisan. Untuk membuat motifnya kami menggunakan sistem ecoprint yang ramah lingkungan, " kata Annindhitya Pradhini Intan, Ketua Tim Mahasiswa Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Prodi Pengelolaan Hutan UNS.

Baca Juga: Pelanggaran PPKM Darurat Masih Terjadi di Klaten. Tak Pakai Masker Disanksi Push Up, Bulutangkis Dibubarkan

Rancangan usaha pembuatan masker ecoprint ini dirintis Annindhitya Pradhini, Alvianto Putro Yuwono, Muhammad Fajrur Rifqi, Isnaeni Sri Wahyuti, Wendy Yoga Artananda melalui sarana Program Kreativitas Mahasiwa (PKM) bidang Kewirausahaan yang diselenggarakan Kemendikbud.

Salah seorang anggota tim, Wendy Yoga Artananda masker kain buatan mereka mempunyai beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan produk sejenis.

Yang pertama, bahan dasar kain katun karena katun merupakan kain yang terbuat dari serat alam.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPD Gerindra Jateng Deklarasikan Prabowo Capres 2024

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:50 WIB

10 Pedagang Makanan di Klaten Tertipu Pesanan Palsu

Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:12 WIB

Mahasiswa Asing Jalani Vaksinasi di Edutorium UMS

Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:52 WIB
X