Varian Baru Covid-19 Mengancam, Jubir Satgas Covid RS UNS: Prokes dan Vaksinasi Tetap Andalan

- Kamis, 23 September 2021 | 12:48 WIB
Dokter Tonang Dwi Ardyanto. (SMSolo/dok)
Dokter Tonang Dwi Ardyanto. (SMSolo/dok)

Karena, tingkat ‘kesakitan’ dan kematian yang dapat disebabkan oleh varian baru Covid-19 tidak akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang-orang yang belum tervaksinasi Covid-19.

Ia mencontohkan, saat di Inggris diserang varian Delta, angka kematian lebih tinggi pada yang belum divaksinasi.

Lebih lanjut, berkenaan dengan beragamnya varian baru Covid-19, ia mengungkapkan semakin banyak mutasi yang dilakukan suatu virus, maka tingkat keganasannya semakin berkurang.

Baca Juga: Akhirnya, Kabupaten Sukoharjo Masuk Zona Kuning Covid-19

Namun, ia meminta masyarakat untuk tidak lengah.

Sebab, walau tingkat keganasan varian baru Covid-19 dinilai akan berkurang, namun potensi penularannya tetap ada.

Tonang tidak ingin kasus membludaknya antrean RS pada bulan Juni-Juli lalu, terjadi lagi karena Covid-19 varian Delta menyebar terjadi lagi.*

 

 

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir di Batang, Sebuah Mobil Terseret Arus Banjir

Sabtu, 12 November 2022 | 19:11 WIB

Angin Kencang Menerjang Pati, Sejumlah Bangunan Rusak

Selasa, 8 November 2022 | 11:58 WIB

Waduh! Ada Begal di Jalur Pendakian Merbabu?

Minggu, 16 Oktober 2022 | 23:45 WIB
X