Abrasi di Demak Parah, Pakar Hidrologi Undip Respon Positif Gerakan Polda Jateng Tanam Mangrove

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 14:52 WIB
Pakar Hidrologi Universitas Diponegoro, Prof Dr Ir Nelwan Dipl HE. (SMSolo/dok)
Pakar Hidrologi Universitas Diponegoro, Prof Dr Ir Nelwan Dipl HE. (SMSolo/dok)

SEMARANG, suaramerdeka-solo.com - Polda Jateng yang akan nanam 1 juta mangrove di Pesisir Laut Jawa Tengah mendapat respon positif dari pakar hidrologi Universitas Diponegoro, Prof Dr Ir Nelwan Dipl HE.

Pakar lingkungan hidup itu sangat prihatin atas terjadinya abrasi pantai di Demak sudah sangat parah. Untuk menangkal, jalan terbaik menanam mangrove.

"Tanaman mangrove terbukti efektif untuk menahan abrasi air laut. Saya salut dan mengapresiasi tinggi rencana Polda Jateng menanam satu juta mangrove dalam program Polda Jateng Mageri Segoro," jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (8/10).

Baca Juga: Target Vaksinasi 70 Persen di Sukoharjo Akhirnya Tercapai

Prof Nelwan berharap jika mangrove sudah ditanam, banyak pihak harus menjaga dan dilestarikan. Sebab tanaman mangrove punya nilai tinggi dan banyak orang yang mengincarnya.

"Tindaklanjut tanaman mangrove harus dijaga. Mangrove punya nilai ekonomis yang tinggi. Kalau perlu seputar tanaman dipasang CCTV," harapnya.

Profesor Hidrologi itu mengungkap dengan data bahwa ada kemunduran garis pantai di wilayah Demak hingga 5 kilometer, sehingga kerap terjadi banjir rob di wilayah tersebut.

Baca Juga: Catet Lur! Jalan Pandanaran Boyolali Ditutup Malam Hari

Guru besar Undip itu membeberkan bahwa abrasi pantai di Sayung Demak yang terparah di Indonesia.

Dikatakan, berdasar data penelitian dari kementerian kelautan dan perikanan (KKP) diketahui, abrasi yang terjadi di Kecamatan Sayung sejak tahun 1994 diperkirakan terbesar di kawasan pantai utara dan selatan Jawa bahkan di Indonesia.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hasil Mukerda MUI Jateng Disosialisasikan di Klaten

Sabtu, 27 November 2021 | 21:15 WIB

Air Waduk Pidekso Wonogiri Naik 20 Cm/Hari

Rabu, 24 November 2021 | 15:25 WIB

Sekolah Sungai Klaten Gelar Diskusi dengan BBWSBS

Rabu, 24 November 2021 | 10:51 WIB

Pabrik Kacang Dua Kelinci di Pati Terbakar

Selasa, 23 November 2021 | 13:52 WIB
X