Pelaku Pemerkosaan Siswi di Demak Dihadiahi Timah Panas

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 15:30 WIB
Tersangka pelaku pemerkosaan, Paryadi (35) dalam jumpa pers di Pendopo Polres Demak pada Kamis, 7 Oktober 2021./Dok. Humas Polres Demak/
Tersangka pelaku pemerkosaan, Paryadi (35) dalam jumpa pers di Pendopo Polres Demak pada Kamis, 7 Oktober 2021./Dok. Humas Polres Demak/

DEMAK - suaramerdeka-solo.com - Paryadi (35), warga Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, dilumpuhkan dengan timah panas oleh Tim Resmob Polres Demak.

Tersangka pemerkosaan siswi di Kabupaten demak, Jawa Tengah itu terpaksa dihadiahi timah panas karena melawan petugas saat akan ditangkap.

Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono mengatakan, perbuatan bejat Paryadi terungkap setelah orangtua kedua korban melapor kejadian yang dialami putrinya.

Baca Juga: Abrasi di Demak Parah, Pakar Hidrologi Undip Respon Positif Gerakan Polda Jateng Tanam Mangrove

Sebelum melancarkan aksi bejatnya, pelaku berkeliling dengan sepeda motor untuk mencari korban. Setelah itu dia menggunakan modus mengaantar korban saat pulang sekolah dan les.

Namun saat berada di tengah jalan, pelaku mengajak korban ke perkebunan dan berpura-pura akan memetik jagung.

"Saat di perkebunan sepi, pelaku langsung mencekik dan melakban kaki, tangan, dan mulut korban, lalu menyetubuhinya," ungkap Kapolres Demak,seperti dilansir dari suaramerdeka-wawasan.com Kamis, 7 Oktober 2021.

Setelah memeprkosa, lanjut Kapolres, pelaku mengancam akan membunuh jika melaporkan kejadian itu, lalu mengambil handphone-nya.

Baca Juga: Catet Lur! Jalan Pandanaran Boyolali Ditutup Malam Hari

Tersangka mengaku, aksi biadab tersebut sudah dua kali dilakukan di Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Saat ditanya alasan aksinya? Paryadi tidak mau menjawab.

"Ya saya pertamanya ngajak dia (korban), tak anter pulang, tapi gak saya antar, saya ajak ke sawah," aku Paryadi.

Di hadapan petugas, pelaku berdalih mengambil telepon genggam untuk dijual guna membayar utang koperasi. "Mau tak jual buat bayar koperasi," kata Paryadi.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan dua stel baju korban, dua handphone, lakban, satu alat ukur yang digunakan korban untuk membuka lakban, serta satu unit sepeda motor pelaku.

"Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman seumur hidup sampai hukuman mati," tegas Kapolres.**

Sumber : suaramerdeka-wawasan.com

penulis : Eddy Tuhu

Halaman:
1
2

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dua Wanita Cantik Ditangkap Polisi. Ini Kasusnya

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:06 WIB

Polresta Banyumas Bekuk Spesialis Pencuri Sapi

Sabtu, 15 Januari 2022 | 19:18 WIB
X