Mageri Segoro Tanam Sejuta Mangrove, Polda Jateng Banyak Dukungan. Walhi: Perlu Disengkuyung

- Senin, 11 Oktober 2021 | 09:24 WIB
Direktur WALHI Jateng, Fahmi Bastian. (SMSolo/dok)
Direktur WALHI Jateng, Fahmi Bastian. (SMSolo/dok)

SEMARANG, suaramerdeka-solo.com - Rencana menanam sejuta mangrove dalam program Mageri Segoro yang digagas Polda Jateng mendapat respons Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Tengah.

Direktur Walhi Jateng, Fahmi Bastian mengatakan upaya menanam sejuta mangrove dalam program Mageri Segoro mempunyai manfaat luas baik untuk lingkungan maupun masyarakat.

Hutan mangrove mampu membantu menahan abrasi pantai dan menghidupkan ekosistem di sekitar pantai.

Baca Juga: Abrasi di Demak Parah, Pakar Hidrologi Undip Respon Positif Gerakan Polda Jateng Tanam Mangrove

Selain itu, mangrove mampu menyerap karbon akibat dampak transportasi dan industrialisasi di kawasan pantura.

Di sisi ekonomi, lanjut Fahmi, kawasan mangrove dapat dijadikan eko wisata dan wisata edukasi.

Hutan mangrove juga menjadi sasaran nelayan mencari ikan karena banyak ikan kecil yang berlindung di area mangrove untuk menghindari serangan predator.

Baca Juga: Polda Jateng Luncurkan Program Mageri Segoro. Tanam 1 Juta Mangrove di Pesisir Laut

"Ada beberapa jenis mangrove yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan komersial, itu yang harus ditanam juga," jelasnya, Minggu (10/10/2021).

Direktur Walhu itu menyoroti sejumlah krisis ekologi di Jawa Tengah, di antaranya penurunan tanah yang terjadi Kota Semarang dan Pekalongan serta krisis mundurnya garis pantai di pesisir Demak.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hasil Mukerda MUI Jateng Disosialisasikan di Klaten

Sabtu, 27 November 2021 | 21:15 WIB

Air Waduk Pidekso Wonogiri Naik 20 Cm/Hari

Rabu, 24 November 2021 | 15:25 WIB

Sekolah Sungai Klaten Gelar Diskusi dengan BBWSBS

Rabu, 24 November 2021 | 10:51 WIB

Pabrik Kacang Dua Kelinci di Pati Terbakar

Selasa, 23 November 2021 | 13:52 WIB
X