Polda Jateng Mageri Segoro, Langkah Nyata Kepedulian pada Lingkungan dan Nelayan

- Senin, 11 Oktober 2021 | 12:10 WIB
Aktivis Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Dr Suryanto. (SMSolo/dok)
Aktivis Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Dr Suryanto. (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Langkah Polda Jateng "Mageri Segoro" dengan menanam satu juta tanaman mangrove di sepanjang pesisir pantai diapresiasi aktivis Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Dr Suryanto.

Menurutnya, gerakan itu sebagai bentuk nyata kepedulian pada lingkungan maupun nelayan yang menggantungkan hidup dari lantai.

Dikatakan, nilai strategis dari penanaman mangrove adalah bukan hanya menjaga lingkungan tetapi juga menjaga penghidupan masyarakat yang menggantungkan hidup di pantai utara.

Baca Juga: 700 Calon Personel Koti Mahatidana Pemuda Pancasila Karanganyar Ikuti Pradiklatsar

"Lebih dari 600.000 nelayan menggantungkan hidup menjadi nelayan di pantura, " katanya.

Besarnya ketergantungan hidup masyarakat terhadap pantai dan lautan menjadikan kelestarian pantai memiliki nilai strategis. Perubahan garis pantai dapat disebabkan oleh faktor alami maupun antropogenik (manusia).

Faktor alami berupa sedimentasi, abrasi, pemadatan sedimen pantai, kenaikan muka laut dan kondisi geologi. Faktor manusia berupa pembuatan tanggul pantai, penggalian sedimen pantai, penimbunan pantai.

Baca Juga: Persiapan Hari Pengurangan Risiko Bencana, Warga Sawit dan Relawan Gelar Kerja Bakti

Pembabatan tumbuhan pelindung pantai, pembuatan kanal banjir dan pengaturan pola daerah aliran sungai.

Perubahan garis pantai dapat terjadi dari waktu ke waktu dalam skala musiman maupun tahunan, tergantung pada daya tahan kondisi pantai dalam bentuk topografi, batuan dan sifat-sifatnya dengan gelombang laut, pasang surut (pasut), dan angin.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hasil Mukerda MUI Jateng Disosialisasikan di Klaten

Sabtu, 27 November 2021 | 21:15 WIB

Air Waduk Pidekso Wonogiri Naik 20 Cm/Hari

Rabu, 24 November 2021 | 15:25 WIB

Sekolah Sungai Klaten Gelar Diskusi dengan BBWSBS

Rabu, 24 November 2021 | 10:51 WIB

Pabrik Kacang Dua Kelinci di Pati Terbakar

Selasa, 23 November 2021 | 13:52 WIB
X