10 Pedagang Makanan di Klaten Tertipu Pesanan Palsu

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:12 WIB
Akun Whatsapp yang digunakan untuk melakukan pesanan palsu ke sejumlah penjual makanan di Klaten. (SMSolo/dok)
Akun Whatsapp yang digunakan untuk melakukan pesanan palsu ke sejumlah penjual makanan di Klaten. (SMSolo/dok)

 

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Sedikitnya 10 pedagang makanan di Klaten tertipu oleh seseorang yang memesan makanan, melalui whatsapp atau WA.

Pemesan palsu makanan itu mengaku bernama Deni Sumargo.

Bukannya untung mendapat pesanan banyak, para pedagang malah rugi jutaan rupiah.

Baca Juga: Nazar Lari Salatiga-Klaten, Khoirudin Mustakim Disambut Ratusan Warga dan Tangis Bahagia Ayah-Ibunya

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 10 pedagang itu dihubungi seseorang yang bernama Deni Sumargo.

Dia memesan makanan untuk Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Tonggalan, Klaten Tengah.

Makanan yang dipesan antara lain mi seblak dan bakso.

Setelah makanan selesai dikemas dan siap di antar, pedagang tersebut menghubungi Panti Yatim Putri Aisyiyah, namun pihak panti mengaku tidak memesan makanan tersebut.

Baca Juga: Lima Rumah Warga Desa Katekan, Gantiwarno Klaten Diterjang Puting Beliung

Akibat kejadian itu, masing-masing pedagang mengalami kerugian yang cukup besar.

Mereka tidak menyangka akan mendapat pesanan fiktif dari seseorang yang tak bertanggung jawab.

Adanya penipuan itu diinformasikan Ketua Barisan Muda Klaten, Nanang Nuryanto.

Baca Juga: Klaten Makin Landai, Vaksinasi Sudah 76,33 Persen. Angka Positif Tinggal 16 Orang

Kebetulan, ada dua anggota Barisan Muda Klaten yang bekerja di Panti Yatim Putri Aisyiyah.

‘’Ada modus penipuan mengatasnamakan Deni Sumargo. Dia memesan makanan di 10 titik, ada mi seblak, nasi goreng dan sebagainya mengatasnamakan dari Panti Yatim, Putri Aisyiyah, setelah dikonfirmasi ternyata panti tidak pesan,’’ kata Nanang Nuryanto.

Dia berharap, para pedagang lain waspada agar tidak menjadi korban penipuan dengan modus serupa.

Baca Juga: Siswa SD di Klaten Buta Mendadak, Kapolres Datangi Rumahnya

Penipuan seperti itu sangat meresahkan dan merugikan masyarakat, terutama pedagang kecil.

‘’Saya harap para pedagang meningkatkan kewaspadaan agar tidak tertipu pesanan fiktif. Ini sangat meresahkan dan merugikan pedagang yang mencari nafkah untuk keluarganya,’’ ujar dia sambil menunjukkan akun whatsapp atas nama Deni Sumargo.*

Halaman:
1
2
3

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

GWS Bakal Diperiksa Penyidik Polda Jateng

Rabu, 26 Januari 2022 | 10:29 WIB

Peringati Hari Gizi, Bulog Peduli Ponpes

Rabu, 26 Januari 2022 | 05:10 WIB

Dua Wanita Cantik Ditangkap Polisi. Ini Kasusnya

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:06 WIB
X