Tertipu Pesanan Palsu, Pedagang Justru Mengikhlaskan Makanan untuk Anak Panti Asuhan Yatim Putri

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:22 WIB
Sejumlah pedagang makanan tertipu pesanan palsu mengatasnamakan Panti Yatim Putri Aisyiyah.  (SMSolo/dok)
Sejumlah pedagang makanan tertipu pesanan palsu mengatasnamakan Panti Yatim Putri Aisyiyah. (SMSolo/dok)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Pedagang makanan yang tertipu pesanan fiktif seseorang mengaku bernama Deni Sumargo untuk Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah, justru mengikhlaskan makanannya untuk anak-anak panti.

Pesanan makanan tersebut minta diantar ke panti asuhan pukul 16.00 WIB.

Hal itu diungkapkan Pengurus Panti Yatim Putri Aisyiyah, Ayu Nur Silawati kepada solo.suaramerdeka.com ketika dihubungi, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga: 10 Pedagang Makanan di Klaten Tertipu Pesanan Palsu

Menurutnya, ada 10 pedagang yang mengirim bakso dan mi seblak ke panti.

Mereka mendapat pesanan dari seseorang yang mengaku bernama Deni Sumargo.

Dia memesan makanan antara 30 porsi sampai 45 porsi untuk tiap pedagang.

‘’Pedagang mengaku mendapat pesanan dari donatur panti, nanti uangnya akan ditransfer. Ada yang percaya begitu saja dan langsung membuat pesanan. Saat diantar ke panti, ternyata panti tidak memesan,’’ kata Ayu Nur Silawati.

Baca Juga: Nazar Lari Salatiga-Klaten, Khoirudin Mustakim Disambut Ratusan Warga dan Tangis Bahagia Ayah-Ibunya

Namun tidak semua pedagang langsung membuat masakan yang dipesan.

Sebelumnya, ada dua pedagang bakso dan mi seblak datang langsung dan menelepon ke panti, menanyakan soal pesanan tersebut.

‘’Mereka menanyakan apa benar dari panti ada donatur atas nama Deni Sumargo yang memesan seblak dan bakso untuk acara jam 16.00 sebanyak 30 porsi. Saya cek tidak ada donatur atas nama Deni Sumargo, kalau ada tamu yang akan kirim makanan selalu konfirmasi,’’ kata Ayu.

Baca Juga: Akan Dilantik Jadi Perwira, 10 Vaksinator Akmil Ditarik dari Klaten  

Kemudian, dia minta kepada pedagang itu agar pesanan jangan dibuatkan dulu, kalau uangnya belum ditransfer.

Karena sudah konfirmasi ke panti, maka dua pedagang itu tidak menjadi korban penipuan.

‘’Ada yang bilang sudah ditransfer Rp 450.000, padahal pesan cuma 30 porsi, katanya kelebihannya buat pedagang. Tapi saat dicek M-Banking tidak ada uang masuk,’’ ujar Ayu Nur Silawati.

Baca Juga: Siswa SD di Klaten Buta Mendadak, Kapolres Datangi Rumahnya

Sekitar pukul 16.00 WIB, ternyata malah banyak pedagang yang datang membawa seblak dan bakso, ada yang 30 porsi, ada yang 45 porsi.

Setelah mengetahui ternyata panti tidak pesan, mereka memilih meninggalkan makanan untuk anak panti.

‘’Ada 10 pedagang yang meninggalkan makanannya di panti. Mereka bilang, kami ikhlas untuk anak-anak. Semoga ke depan tidak ada lagi pedagang yang menjadi korban penipuan membawa-bawa nama panti,’’ katanya.

Saat ini, Panti  Asuhan Yatim Putri Aisyiyah mengasuh 55 anak.*

Halaman:
1
2
3

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dua Wanita Cantik Ditangkap Polisi. Ini Kasusnya

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:06 WIB

Polresta Banyumas Bekuk Spesialis Pencuri Sapi

Sabtu, 15 Januari 2022 | 19:18 WIB
X