Pelaku Pinjol Ditangkapi, tapi Pesan Tawaran Pinjol Masih Marak

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:47 WIB
Sejumlah pekerja di perusahaan Pinjol Ilegal di Yogyakarta yang diamankan petugas Ditreskrimsus di Polda Jateng, Selasa (19/10). (SMSolo/dok)
Sejumlah pekerja di perusahaan Pinjol Ilegal di Yogyakarta yang diamankan petugas Ditreskrimsus di Polda Jateng, Selasa (19/10). (SMSolo/dok)

SEMARANG, suaramerdeka-solo.com - Penggrebekan disertai penangkapan sejumlah tersangka Pinjaman online (Pinjol) ilegal, tak membuat pelaku jera.

Masyarakat masih banyak yang menerima tawaran pinjaman online lewat aplikasi WhatsApp dan SMS. Terkait hal itu Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi melalui Kabidhumas, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengimbau masyarakat berhati-hati.

Polda Jateng meminta masyarakat tidak menanggapi pesan whatsapp atau SMS yang berisi tawaran pinjaman online.

Baca Juga: Di Solo Ada Klaster PTM, DPRD Sukoharjo Minta Dinas Pendidikan Waspada

"Tidak usah direspon, karena bisa dipastikan itu pinjol ilegal. Tapi apabila sudah terlanjur terjebak dengan tawaran mereka, silahkan melapor ke kantor polisi terdekat," tegas M Iqbal, Kamis (21/10).

Berdasar keterangan, Ditkrimsus Polda Jateng sendiri membuka website pelaporan di www.reskrimsus.jateng.polri.go.id. Sedangkan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jateng membuka hotline di 024 8413 544.

Mantan Kasatgas Humas Nemangkawi itu menambahkan, beberapa korban terjebak pada transfer kosong dari pinjol ilegal. Pelaku pinjol ilegal mengaku sudah mengirim sejumlah uang ke korban tapi setelah dicek saldo ternyata kosong.

Baca Juga: Janjang Sumaryono Aji Resmi Pimpin ISSI Surakarta, Rancang Kejuaraan dan Taman Sepeda

"Kasus seperti ini, terjadi pada ER, warga Semarang yang mengaku ditelepon pinjol dan ditransfer sejumlah 2,3 juta, tapi ternyata kosong," jelasnya.

Setelah itu, teror pinjol ilegal dimulai. Sejumlah penagihan secara kasar dan ancaman untuk mempermalukan korban ke seluruh kontak teleponnya dan meng-upload konten porno dilancarkan.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hasil Mukerda MUI Jateng Disosialisasikan di Klaten

Sabtu, 27 November 2021 | 21:15 WIB

Air Waduk Pidekso Wonogiri Naik 20 Cm/Hari

Rabu, 24 November 2021 | 15:25 WIB

Sekolah Sungai Klaten Gelar Diskusi dengan BBWSBS

Rabu, 24 November 2021 | 10:51 WIB

Pabrik Kacang Dua Kelinci di Pati Terbakar

Selasa, 23 November 2021 | 13:52 WIB
X