Pemdes dan Warga Tegalmulyo, Kemalang Hentikan Penambangan di KRB Gunung Merapi

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:35 WIB
Alat berat saat masih beroperasi beberapa waktu lalu. (SMSolo/ist)
Alat berat saat masih beroperasi beberapa waktu lalu. (SMSolo/ist)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com - Pemerintah desa dan warga menghentikan penambangan pasir dan batu di kawasan rawan bencana (KRB) 3 Gunung Merapi, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten.

"Penghentian dilakukan setelah ada kekhawatiran warga sekitar. Pengelola kami surati, pemerintah desa bersama BPD. Hari ini sudah berhenti," ungkap Kades Tegalmulyo, Sutarno, Jumat (22/10) siang.

Sutarno menjelaskan, praktik penambangan tersebut berada di Dusun Jamuran di wilayah KRB. Lokasi berada di dekat fasilitas umum dan desa tidak tahu. Fasilitas umum itu seperti talud, selokan sampai masjid. Warga khawatir akan merusak fasilitas.

Baca Juga: Alat Bantu Nafas Helm CPAP Riset UNS Siap Diproduksi Massal, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Oleh karena muncul kekhawatiran, pemerintah desa sudah mengirimkan surat ke pengelola. Dari pengecekan hari ini lokasi sudah sepi. Lokasi sudah diberi pagar bambu, tidak ada orang lagi.

Tokoh masyarakat Tegalmulyo, Priyono mengatakan warga prihatin sebab ada alat berat beroperasi di dekat objek wisata. Baik objek wisata Gir Pasang maupun Sapu Angin.

"Warga sudah membuat aduan ke desa dan desa bersama BPD sudah membuat surat peringatan ke pengelola," kata Priyono.

Baca Juga: Belum bisa Tanam Padi dan Jagung, Petani di Boyolali Utara Masih Tunggu Hujan

Kegiatan tambang galian c itu, jelas Priyono, tidak berijin dan berpotensi merugikan masyarakat. Terutama di tiga dusun paling atas. Baik Canguk, Grintingan, Pajegan dirugikan. Karena jalan di dusun itu baru saja dibangun dengan dana miliaran.

Di lokasi memang baru ada satu alat berat. Operasional alat berat ekskavator itu bukan ijin OSS dari pusat karena tidak berijin. Yang dikeluhkan itu dekat dengan permukiman warga dan dekat bangunan yang baru saja dibangun karena longsor.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hasil Mukerda MUI Jateng Disosialisasikan di Klaten

Sabtu, 27 November 2021 | 21:15 WIB

Air Waduk Pidekso Wonogiri Naik 20 Cm/Hari

Rabu, 24 November 2021 | 15:25 WIB

Sekolah Sungai Klaten Gelar Diskusi dengan BBWSBS

Rabu, 24 November 2021 | 10:51 WIB

Pabrik Kacang Dua Kelinci di Pati Terbakar

Selasa, 23 November 2021 | 13:52 WIB
X