Punya Senpi Ilegal, Pengawal Salah Satu Kades di Rembang Terancam Hukuman Mati

- Senin, 25 Oktober 2021 | 19:15 WIB
Kedua tersangka kasus senpi ilegal saat ditanya Kapolres Rembang terkait asal-muasal pembelian. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Kedua tersangka kasus senpi ilegal saat ditanya Kapolres Rembang terkait asal-muasal pembelian. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-solo.com – Jarwo, tersangka kasus blokade jalan di Desa Tahunan Kecamatan Sale Rembang September lalu, terancam hukuman mati.

Jarwo, yang ditetapkan oleh Polres Rembang disebut polisi sebagai pengawal Kades Tahunan dan memiliki senjata api (senpi) ilegal.

Dikutip dari suaramerdeka-muria.com, senpi modifikasi tersebut dibeli oleh Jarwo dari seseorang warga Tuban berinisial S, seharga Rp 7,5 juta. Harga tersebut sudah termasuk mendapat sejumlah peluru tajam.

Baca Juga: Ormas Tikus Pithi akan Mendeklarasikan sebagai Partai Politik

Sedangkan S membeli senjata api tersebut melalui aplikasi jual beli online di internet. Keduanya kini diamankan di Mapolres Rembang.

Kapolres Rembang, AKBP Dandy Ario Yustiawan saat pres rilis Senin (25/10) siang menyatakan, senjata api dengan peluru jenis FN tersebut sudah pernah dicoba oleh tersangka Jarwo sebanyak dua kali.

Ia mencoba senjata tersebut di area yang jauh dari permukiman warga di lingkungannya. Senjata itu meletus serta mengeluarkan suara keras.

Baca Juga: Bupati Boyolali akan Cabut SK Siaga Darurat Kekeringan Akhir Oktober

"Senpi ilegal itu dibawa kemana-mana oleh Jarwo untuk menambah kepercayaan diri," terang Kapolres.

Saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan apakah senjata api itu sudah pernah memakan korban atau belum.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Hasil Mukerda MUI Jateng Disosialisasikan di Klaten

Sabtu, 27 November 2021 | 21:15 WIB

Air Waduk Pidekso Wonogiri Naik 20 Cm/Hari

Rabu, 24 November 2021 | 15:25 WIB

Sekolah Sungai Klaten Gelar Diskusi dengan BBWSBS

Rabu, 24 November 2021 | 10:51 WIB

Pabrik Kacang Dua Kelinci di Pati Terbakar

Selasa, 23 November 2021 | 13:52 WIB
X