Ledakan Covid-19 di Kudus, Disiapkan Tiga Tempat Isolasi Tambahan di Semarang

- Senin, 7 Juni 2021 | 20:55 WIB
BERI KETERANGAN: Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto beri keterangan pada wartawan.(SMSolo/Joko Murdowo) (Joko Murdowo)
BERI KETERANGAN: Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto beri keterangan pada wartawan.(SMSolo/Joko Murdowo) (Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com – Tiga tempat isolasi tambahan bagi warga Kudus berstatus OTG Covid-19, jika Asrama Haji Donohudan tidak cukup menampungnya.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi kepada wartawan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali menyebutkan, ketiga tempat isolasi tambahan itu berada di wilayah Semarang.

‘’Kalau Asrama Haji Donohudan tidak mencukupi, ada tiga tempat tambahan di Semarang yakni Islamic Center, gedung di Srondol dan rumah dinas Wali Kota Semarang. Di tiga tempat itu terdapat total 600 tempat tidur,’’ kata Kapolda yang hadir bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, Senin (7/6/2021).

Baca Juga: Dukung Penanganan Covid-19, RSUD Dr Moewardi Perbantukan Dokter ke Kudus

Kapolda menegaskan berbagai upaya yang ditempuh untuk mengatasi ledakan kasus Covid-19 di Kudus. Di antaranya mengerahkan 27 kendaraan penerangan keliling gunamemberikan imbauan kepada masyarakat di tujuh kecamatan se-Kabupaten Kudus.

Selain itu, ada BKO dari Kesdam dan Dokes dalam rangka percepatan swab.

Diperlukan tenaga kesehatan untuk tracing dan testing, serta segera memetakan wilayah yang terpapar, termasuk tenaga pemulasaran jenazah.

“Jadi jika ada masyarakat yang meninggal dan disemayamkan, bisa segera siap.”

Baca Juga: 1.280 Pasien OTG Kudus Dipindahkan ke Asrama Haji Donohudan Bertahap

Upaya preventif lain adalah menyiapkan lima SSK, satu SSK dari Brimob dan empat SSK dari Kodam IV/Diponegoro di masing-masing desa zona merah.

Tugasnya melakukan pengawasan ketat kegiatan atau pergerakan masyarakat dari dan ke zona merah.

“Juga melakukan operasi yustisi secara maksimal, pagi, siang, hingga malam hari.”

Kapolda menambahkan, telah memperkuat seluruh wilayah eks Karesidenan Pati untuk menerapkan cara bertindak sama dalam menyiapkan penyekatan daerah.

Baca Juga: Klaster Keluarga dan Hajatan Penyumbang Besar Penambahan Kasus Covid di Karanganyar

Terkait evakuasi warga Kudus yang terpapar Covid-19, pihaknya telah menyiapkan 29 bus dan kendaraan guna evakuasi 1.280 warga Kudus yang saat ini melakukan isolasi mandiri.

Mereka semua akan dievakuasi di Asrama Haji Donohudan.

Sementara itu Pangdam IV Diponegoro Mayjen Rudianto mengatakan, pendampingan terhadap Pemkab Kudus sudah dilakukan sejak dua minggu terakhir.

Pihaknya turut mengamankan daerah lain di eks Karesidenan Pati, seperti Rembang, Jepara, Pati, Grobogan dan Blora.

"Perkuatan sudah kami lakukan di eks Karesidenan Pati. Termasuk Satuan Setingkat Kompi (SSK) untuk pekuatan daerah berkaitan dengan PPKM mikro dan operasi lain. Kami mengimbau pemda menutup sementara seluruh kegiatan yang memobilisasi manusia, di antaranya tempat wisata," katanya.

Pangdam juga mengingatkan, kerja keras jajaran Satgas Covid-19 sudah maksimal. Untuk itu, jajaran lain seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda harus turut memberi dukungan.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Hasil Mukerda MUI Jateng Disosialisasikan di Klaten

Sabtu, 27 November 2021 | 21:15 WIB

Air Waduk Pidekso Wonogiri Naik 20 Cm/Hari

Rabu, 24 November 2021 | 15:25 WIB

Sekolah Sungai Klaten Gelar Diskusi dengan BBWSBS

Rabu, 24 November 2021 | 10:51 WIB

Pabrik Kacang Dua Kelinci di Pati Terbakar

Selasa, 23 November 2021 | 13:52 WIB
X