Duh...Vaksinasi Gratis di Kompleks Kantor Gubernur Jateng Malah Jadi Kerumunan

- Kamis, 10 Juni 2021 | 08:39 WIB
Kerumunan dalam kegiatan vaksinasi yang berlangsung di Gradhika. (suaramerdeka.com/dok) (Cun Cahya)
Kerumunan dalam kegiatan vaksinasi yang berlangsung di Gradhika. (suaramerdeka.com/dok) (Cun Cahya)

SEMARANG, suaramerdeka-solo.com – DPRD Jateng menyoroti ketidaksiapan Pemprov Jateng terkait dengan konsekuensi vaksinasi gratis yang justru menimbulkan kerumunan.

Hal itu terlihat saat vaksinasi gratis yang diselenggarakan di Gradhika Bhakti Praja, kompleks kantor Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, yang berujung kerumunan, Rabu (9/6/2021).

Antusias kedatangan masyarakat tak diimbangi dengan pengaturan dan jumlah petugas pun nampak tak seimbang.

Dengan hanya membawa KTP, masyarakat berbondong-bondong datang di gedung Gradhika. Semula, antrean tertata rapi. Namun begitu kehadiran masyarakat yang berlipat maka kursi-kursi di bawah tenda antrean tak lagi mencukupi.

Baca Juga: Awas! Kasus Positif Covid-19 di Sukoharjo Naik Tajam

Mereka rela mengantre berjubel dengan berdiri di sekitar tenda dan tidak menerapkan protokol kesehatan, karena tidak berjaga jarak satu sama lain.

"Jangan sampai ada klaster Covid 19 di vaksinasi. Kalau tak mengindahkan prokes, tak jaga jarak, ya berbahaya itu. Bisa saling menularkan virus," kata anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto.

Untuk itu, ada sejumlah catatan yang disampaikan. Pertama, lokasi vaksinasi sebaiknya tidak terpusat dengan tujuan memecah kerumunan.

Vaksinasi bisa saja dilaksanakan di PRPP yang lebih luas, rumah sakit pemerintah, unit kesehatan masyarakat, hingga kantor-kantor pemerintahan di tingkat desa. Dengan demikian tak akan terjadi kerumunan.

Baca Juga: Zona Merah, Akses ke Jetis Manisrenggo Klaten Ditutup

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

X