Pasca Kebakaran Kapal Soemantri Brodjonegoro di Cilacap, PT Pupuk Indonesia Pastikan Distribusi Pupuk Aman

- Kamis, 2 Desember 2021 | 06:59 WIB
LIMA awak kapal KM Soemantri Brodjonegoro di Cilacap usai pemadaman kebakaran kapal Rabu 1Desember  2021.( SM Banyumas/dok)
LIMA awak kapal KM Soemantri Brodjonegoro di Cilacap usai pemadaman kebakaran kapal Rabu 1Desember 2021.( SM Banyumas/dok)

CILACAP, suaramerdeka-solo.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan distribusi pupuk aman pasca terbakarnya Kapal KM Soemantri Brodjonegoro di Cilacap, Rabu (1/12).

"Kami pastikan bahwa peristiwa kebakaran ini tidak mengganggu distribusi pupuk untuk Jawa Tengah dan sekitarnya. Pada saat kebakaran terjadi, kapal juga dalam status nihil kargo atau tidak ada muatan karena sudah selesai melaksanakan bongkar muat di Unit Pengantongan Pupuk (UPP) Cilacap”, jelas Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana, dalam keterangan tertulisnya.

KM Soemantri Brodjonegoro, lanjutnya, membawa angkutan pupuk sejumlah 7.436 ton dari PT Pusri di Palembang ke UPP Cilacap dan keseluruhan muatan telah diturunkan.

Baca Juga: Inilah Tata Rias Pengantin Khas Boyolali Wahyu Merapi Pacul Goweng  

“UPP Cilacap sendiri menjadi pusat distribusi untuk wilayah Jateng bagian selatan, yaitu Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo dan Sleman”, kata Wijaya.

UPP ini mempunyai kapasitas 12.500 ton dan mampu melakukan pengantongan sebanyak 450 ton per hari.

Baca Juga: Kapal Kargo Soemantri Brodjonegoro Bermuatan Pupuk terbakar di Dermaga Pertamina Cilacap

Adapun KM Soemantri Brodjonegoro, merupakan kapal pengangkut pupukyang dioperasikan oleh anak usahanya, PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog).  Untuk diketahui, KM Soemantri Brdojonegoro yang membawa pupuk terbakar di area 70 Cilacap pada Rabu, 1 Desember 2021.

Kebakaran Kapal KM Soemantri Brodjonegoro, berhasil dipadamkan pada pukul 9.17 WIB, dan pada pukul 15.00 WIB ruang kapal dilaporkan sudah aman untuk dimasuki awak kapal. 
 
 
Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog), Tentaminarto Tri Februartono dalam keterangan tertulis mengatakan, kebakaran ini tidak mengakibatkan kendala apapun terhadap penyaluran pupuk bersubsidi.
 
Pada saat kejadian, lanjutnya kapal dalam keadaan kosong dan sudah melakukan bongkar muatan pupuk Urea dalam bentuk curah sebanyak 7.436 ton pada UPP di Cilacap
  
“Kebakaran sudah berhasil dipadamkan, nahkoda dan 26 awak yang berada di kapal berhasil dievakuasi dan tidak ada korban jiwa. Kejadian ini juga tidak berdampak terhadap lingkungan sekitar,” tegas Tentaminarto. **

Sumber : suaramerdeka-banyumas.com
penulis: Gahyul Dika

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dua Wanita Cantik Ditangkap Polisi. Ini Kasusnya

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:06 WIB

Polresta Banyumas Bekuk Spesialis Pencuri Sapi

Sabtu, 15 Januari 2022 | 19:18 WIB
X