Anak Berkebutuhan Khusus, Bukan Untuk Dijauhi tapi Dirangkul

- Minggu, 5 Desember 2021 | 14:30 WIB
Anak-anak berkebutuhan khusus bermain saat acara Kopdar Terbatas PIK-Potads di GP3D Graha Wijaya, Sukoahrjo, Minggu (5/12). (SMSolo/Heru S)
Anak-anak berkebutuhan khusus bermain saat acara Kopdar Terbatas PIK-Potads di GP3D Graha Wijaya, Sukoahrjo, Minggu (5/12). (SMSolo/Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Sebagian masyarakat masih melihat anak-anak dengan kebutuhan khusus dengan pandangan berbeda dari anak kebanyakan.

Padahal anak berkebutuhan khusus juga bisa beraktifitas, berkomunikasi, bermain, sekolah seperti anak pada umumnya. Hanya saja, anak-anak istimewa tersebut membutuhkan ruang yang lebih luas.

"Down syndrome ini bukan penyakit menular, meski anak-anak berkebutuhan khusus ini tampilannya berbeda. Tetapi bukan untuk dibeda-bedakan, jadi sudah semestinya dirangkul bukan untuk dijauhi," ungkap Darsini, ketua Korwil POTADS Sukoharjo didampingi Surawan humas Persatuan Orangtua Anak Dengan Down Syndrome (POTADS) Wonogiri di sela-sela kegiatan di GP3D Graha Wijaya, Minggu (5/12).

Baca Juga: Tiga WNA Asal Ukraina Ternyata Mendaki Merbabu Secara Ilegal

Karena itu, menurut dia, sudah menjadi kewajiban bagi masyarakat untuk mendorong dan menyayangi mereka untuk mewujudkan cita-citanya. Tentunya dengan pendampingan dan perhatian yang lebih baik.

Terkait dengan kegiatan di GP3D Graha Wijaya, dia mengatakan acara tersebut merupakan Kopdar Terbatas POTADS Korwil Wonogiri dan Sukoharjo dalam memperingati HUT Ke-2 PIK POTADS Jateng.

Baca Juga: Sejarah Panjang Letusan Gunung Semeru sejak Tahun 1818

Sekaligus sosialisasi mengenai hak anak berkebutuhan khusus di masyarakat. Terlebih ke depan pemerintah sudah menyiapkan regulasi mengenai anak berkebutuhan khusus. Khususnya dalam hal pendidikan.

Acara sendiri dihadiri oleh Asisten II Sekda Sukoharjo RM Suseno Wijayanto serta Kepala Dinas Sosial Sukoharjo Parmin. Hadir juga anggota POTADS di Sukoharjo dan Wonogiri.

"Jumlah anak berkebutuhan khusus banyak, tetapi memang belum semuanya mengerti akan keberadaan POTADS ini. Karena itu kami terus sosialisasikan agar ini menjadi wadah saling komunikasi."**

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dua Wanita Cantik Ditangkap Polisi. Ini Kasusnya

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:06 WIB

Polresta Banyumas Bekuk Spesialis Pencuri Sapi

Sabtu, 15 Januari 2022 | 19:18 WIB
X