Soal Pencemaran PT RUM dan Pajitex, Kabid Humas Polda Jateng: Tak Ada Laporan Resmi

- Selasa, 11 Januari 2022 | 14:39 WIB
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy. (SMSolo/dok)
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy. (SMSolo/dok)

SEMARANG, suaramerdeka-solo.com - Polda Jawa Tengah menyatakan tidak ada laporan resmi terkait pencemaran lingkungan PT RUM.

"Jangan ada persepsi negatif dan seakan-akan pihak kepolisian tutup mata atas pelanggaran hukum lingkungan. Sudah banyak kasus yang diangkat sampai ke meja hijau. Terkecuali PT RUM dan PT Pajitex, berdasar laporan Polres Sukoharjo dan Polres Pekalongan Kota, tidak ada laporan resmi terkait pencemaran di kawasan tersebut. Kalau ada laporan pasti ditindaklanjuti,” tegas Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mewakili Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Kombes M Iqbal menambahkan, memang pernah terjadi unjuk rasa warga terkait PT RUM di Sukoharjo namun itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan dengan mediasi Forkompinda Sukoharjo.

Baca Juga: Minibus Hantam Truk di Jalur Tol Semarang - Solo, Tiga Tewas

Sedangkan di PT Pajitex, Kota Pekalongan, pernah terjadi kasus pengrusakan warga terhadap fasilitas kantor pabrik tekstil tersebut dan itu sudah selesai disidik oleh Polres setempat.

Polda Jawa Tengah siap menerima segala kritik yang bersifat membangun guna meningkatkan kualitas Harkamtibmas dan penegakan hukum.

Pemeliharaan harkamtibmas mengedepankan upaya persuasif dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat.

Baca Juga: Bermodal Topi Dokter Bedah, Pengangguran Tipu Korbannya hingga Jutaan Rupiah

Sedangkan upaya penegakan hukum merupakan langkah terakhir apabila sudah terkumpul bukti kuat adanya tindak pidana.

Terkait penanganan limbah, Iqbal menyampaikan, Polda Jateng sudah mengambil banyak langkah hukum. Termasuk di antaranya menetapkan tersangka pencemaran sungai Bengawan Solo beberapa bulan lalu.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sambut HUT Bhayangkara Ke-76, 125 Anak Disunat

Kamis, 19 Mei 2022 | 15:40 WIB

Hewan Ternak Terjangkit PMK Wajib Dipisahkan

Senin, 16 Mei 2022 | 17:01 WIB
X