2022 Sebagai Tahun Toleransi, Kapolda Jateng: Hindari Konflik SARA

- Senin, 17 Januari 2022 | 14:29 WIB
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi. (SMSolo/dok)
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi. (SMSolo/dok)

SEMARANG, suaramerdeka-solo.com - Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengintruksikan jajarannya mendukung langkah pemerintah yang mencanangkan tahun 2022 sebagai Tahun Toleransi.

Hal itu dikemukakan Kapolda saat memimpin apel di Lapangan Apel Mapolda Jateng. Senin (17/01/2022).

Dukungan yang dimaksud yakni menjabarkan pencanangan dengan menjaga persatuan di tengah keragaman ras, suku, agama di masyarakat.

Baca Juga: Mahasiswa UNS Raih Gelar Juara Lomba Ceramah Mirai Islamic Festival Universitas Pertamina

Jenderal Bintang Dua di pundak tersebut menjabarkan ada tiga parameter yang harus dijaga dan diantisipasi. Yakni Konflik Komunal, Konflik Horisontal, dan Konflik Vertikal.

"Untuk mengantisipasi terjadinya konflik komunal, Polri harus mengantisipasi terjadinya gesekan di tengah masyarakat serta lakukan pemetaan terkait potensi konflik antar kelompok masyarakat di wilayah Jateng," tegasnya.

Terkait konflik horisontal, hal yang perlu diwaspadai yakni terjadinya gesekan terkait perbedaan identitas politik, penistaan agama serta SARA.

Baca Juga: Komisi III DPRD Sragen Dukung Pengadaan Pagupon dan Burung Hantu dari Dana Desa

Untuk mengantisipasi, Kapolda menginstruksikan agar jajarannya mendata potensi konflik dan mengambil langkah koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama serta stakeholder terkait.

Terkait konflik vertikal, Ahmad Luthfi menekankan agar jajaran Polri di Jateng untuk menguatkan sinergitas dengan TNI. Dijelaskan, TNI dan Polri merupakan satu kesatuan ibarat 2 sisi mata uang yang tak terpisahkan.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sambut HUT Bhayangkara Ke-76, 125 Anak Disunat

Kamis, 19 Mei 2022 | 15:40 WIB

Hewan Ternak Terjangkit PMK Wajib Dipisahkan

Senin, 16 Mei 2022 | 17:01 WIB
X